Teror Air Mineral Mikroplastik, Perlukah Khawatir
- Pixabay/ Hans
Cara BPOM atasi mikroplastik di air kemasan
Menanggapi air mikroplastik Menkes RI, Nila Moeloek justru memercayai sepenuhnya pada BPOM, menurutnya BPOM sudah menjalankan semua sesuai prosedur.
"Itu sudah tugas Badan POM RI, lebih lanjut bisa diteliti di litbangkes," ujarnya kepada VoxPop di Jakarta.
![]()
Penny juga memastikan bahwa mikroplastik masih terus berada di bawah pengawasan BPOM.
"Lembaga Internasional seperti EFSA (European Food Safety Authority), US-Environmental Protection Agency/US-EPA saat ini sedang mengembangkan pengkajian termasuk metode analisis untuk melakukan penelitian toksikologi terhadap kesehatan manusia. Belum ada studi ilmiah yang membuktikan bahaya mikroplastik bagi tubuh manusia," ujar Penny.
Lembaga lainnya juga setuju terkait belum adanya bukti dampak bahaya mikroplastik pada tubuh manusia. Batasan terkait asupan mikroplastik juga belum diterangkan lebih rinci.
![]()
"The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) selaku lembaga pengkaji risiko untuk keamanan pangan di bawah FAO-WHO belum mengevaluasi toksisitas plastik dan komponennya."
Oleh karena itu, belum ditetapkan batas aman untuk mikroplastik. Dan Codex, sebagai badan standar pangan dunia di bawah FAO-WHO belum mengatur ketentuan tentang mikroplastik pada pangan.
"BPOM RI akan terus memantau isu mikroplastik dan berkoordinasi dengan lintas keahlian, akademisi, kementerian dan lembaga terkait serta asosiasi baik ditingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
Di lain sisi, BPOM juga terus melakukan pengawasan pre-market dan post-market terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan sesuai dengan standar yang berlaku. (one)
