Rumah Berhantu, Nyata Atau Hanya Cerita
- Pixabay
VoxPop – Rumah berpagar kayu itu terlihat besar dan mewah. Desain interiornya apik, dikelilingi banyak pembatas kaca. Tidak ada kesan horor, bersih, juga rapi.
Saking luasnya, banyak ruang terlihat kosong, tidak banyak perabot rumah yang mengisi. Hunian yang terletak di kawasan Ampera, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu adalah rumah milik aktor juga penulis terkenal Raditya Dika.
Namun kesan mewah berubah jadi mencekam, saat seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah Dika bercerita, bangunan mewah tersebut bukan hanya dihuni Raditya Dika, tapi juga dihuni kuntilanak dan genderuwo.
"Di sini kalau tengah malam, kayak ada orang nangis. Nangisnya kayak minta tolong. Pas dibuka pintunya, kosong," ungkap asisten rumah tangga Dika.
Bukan cuma itu pengakuan sang asisten. Dia juga bercerita, sering melihat sosok bayangan hitam tinggi besar, ada di lantai tiga. Di taman, juga sering terlihat suara beirsik batu seperti ada yang melempar.
Tak hanya asisten rumah tangga yang menceritakan kisah seram rumah Dika. Tamu yang datang, juga ikut diganggu dengan sosok anak kecil yang mengintip. Penghuni rumah, Dika, juga merasa, sering mencium bau melati.
Semua kisah horor di dalam rumah mewah Dika, dimuat di akun video Youtube miliknya dengan judul, Paranormal Experience: Hantu di Rumah.
Video itu jadi viral, bahkan banyak diberitakan media. Awalnya, Dika mengaku tak percaya dengan keberadaan makhluk halus di rumahnya. Namun, kejadian-kejadian aneh yang dialami sang asisten rumah tangga, membuatnya merasa tergerak, untuk membuktikan, apakah benar hunian mewahnya berhantu.
![]()
Sejarah Rumah
Diakui Dika, sebelum dibangun hunian megah, rumah itu sempat dilengkapi fasilitas taman. Taman itu dibeli oleh Dika. Awalnya, tidak pernah ada cerita menyeramkan.
Namun, beberapa waktu belakangan, sang asisten rumah tangga tiba-tiba menangis dan minta pulang karena sering dengar suara aneh, pintu kamar sering ada yang mengetuk. Setiap kali ada teman yang menginap, juga sering mengaku, melihat banyak hantu berseliweran.
"Gue enggak pernah alami, paling mentok bau melati, atau suara orang garuk langit-langit kamar. Dari situ gue mulai berteori, kenapa hantu-hantu ini ada," katanya.
