Wajah Bumi di Masa Depan

Planet Bumi
Sumber :
  • NASA

VoxPop – Berapa benua yang ada di Bumi? Kalau pertanyaan ini diajukan, maka sebagian besar orang akan menyebutkan 7 benua, yakni Antartika, Australia, Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan dan Eropa. Pembagian tujuh benua ini didasarkan pada ciri-ciri geografis yang berbasis sosial penghuninya dan geologi yang menggunakan kesamaan kerak tektonik.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Namun sejatinya dilihat dari jejak evolusi Bumi, tujuh benua yang ada saat ini merupakan perkembangan dari dinamika bumi selama miliaran sampai ratusan juta tahun lalu. Jangan dibayangkan, Bumi pada masa awal dulu bentuknya seperti saat ini, ada tujuh benua. 

Bumi saat ini berusia sekitar 4 miliar tahun. Awalnya daratan Bumi menyatu, daratan raksasa dan kemudian karena dinamika kerak tektonik, perlahan-lahan daratan yang satu itu berpisah dan terpecah hingga menjadi berbagai benua saat ini.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Bagaimana ilmuwan bisa tahu daratan bumi pada masa lampau? jawabannya adalah menggunakan studi khusus tektonik. 

Studi ini bisa memetakan pergerakan kerak bumi yang melandasi daratan atau benua. Dari situ ilmuwan bisa merekonstruksi bumi pada masa lampau.

img_title Komunitas Lintas Iman Bentuk Sekretariat untuk Jaga Bumi

Dalam tulisannya di laman Dongeng Geologi, pakar geologi Rovicky Dwi Putrohari menuliskan, banyak teori yang menjelaskan siklus pergerakan super benua di dunia yang terpecah, berkumpul dan berpisah kembali. Pola berulang ini terjadi.

"Bumi selain mengalami perubahan bentuk serta konfigurasi benuanya juga berubah iklimnya," tulis Rovicky. 

Nah, pelacakan geologi menunjukkan, pada zaman Paleozoikum dan Mesozoikum sekitar 250-225 juta tahun lalu, bumi hanya ada satu daratan besar, yakni super benua Pangea.

Karena adanya dinamika kerak lempeng tektonik, dalam jutaan tahun berikutnya, super benua Pangea terpecah menjadi dua bagian yakni super benua Gondwana dan super benua Laurasia pada masa Jurassic sekitar 200 juta tahun lalu.

Dalam peta bumi, super benua Laurasia ada di sisi utara dan super benua Gondwana ada di sisi selatan.

Kemudian, super benua Gondwana terpecah pada masa Jurassic sekitar 160 juta tahun lalu. Super benua ini pecah diawali dengan Benua Afrika terpisah menuju arah utara secara perlahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut