KTT AS-ASEAN, Pertemuan Besar Bermakna Ganda

Pertemuan KTT US ASEAN.
Sumber :



Dukungan Obama untuk Asia

img_title ASEAN Disebut Lemah Ambil Sikap Soal Laut China Selatan

Sejumlah analis asing mengatakan, pertemuan itu dilakukan oleh Obama sebagai sebuah langkah untuk memberikan dukungan pada sekutunya di Asia untuk melawan pertumbuhan ekonomi China.

"KTT yang diadakan di Sunnylands akan menjadi sesi perekrutan diplomatik, dari cara pemerintahan Obama untuk mendapatkan dukungan dari Asia Tenggara untuk menjadi kekuatan kunci penyeimbang, terutama soal Trans Pacific Partnership dan Laut China Selatan," kata John Ciorciari, asisten profesor di Universitas Michigan yang spesialis isu Asia Tenggara, seperti dikutip dari Los Angeles Times, 15 Februari 2016.

Pertumbuhan ekonomi China memang mengagumkan. China sukses merebut perhatian dunia. Hanya dalam 30 tahun negara itu berkembang, dari pertanian miskin menuju negara produsen yang kuat. Dengan menguatkan investasi dan memproduksi sendiri, China melesat menjadi negara dengan perekonomian terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

China telah menjadi raksasa Asia. Untuk menghadapinya, AS perlu membuat sekutu di Asia. Menghadapi Asia. Mengajak 10 negara yang tergabung dalam ASEAN bisa disebut sebagai langkah strategis, sekaligus langkah taktis AS.

ASEAN, telah stabil sejak tahun 1967, didirikan dengan semangat "meningkatkan kerja sama politik dan kerja sama ekonomi dan stabilitas regional." Negara anggota ASEAN memiliki populasi total 600 juta, lebih banyak dari Uni Eropa, yang hanya berjumlah sekitar 500 juta orang.

ASEAN,  lebih sedikit kohesif dari Uni Eropa dan tidak memiliki mata uang bersama seperti euro atau badan legislatif umum seperti Parlemen Eropa. Tetapi negara ASEAN menjalankan keseluruhan dari pemerintah. Ada demokrasi, seperti Filipina; negara komunis, seperti Laos; dan monarki absolut, Brunei.

Mereka, seperti dikutip dari Los Angeles Times, juga sangat bervariasi dalam kekayaan: Singapura memiliki produk domestik bruto per kapita US$ 56.286, sementara Kamboja hanya US$ 1.084, menurut 2014 angka Bank Dunia. Untuk budaya, ASEAN juga termasuk unik. Ada negara-negara yang sangat Kristen seperti Filipina, sebagian besar Buddha (Myanmar) dan mayoritas Islam (Indonesia, Brunei).

Dengan potensi sebesar itu, tak heran ASEAN mulai dilirik oleh AS. "Asia Tenggara menjadi sangat penting bagi Amerika Serikat. Mereka menjadi potensi investi besar, bahkan jauh lebih besar jika dibanding gabungan China, Jepang, Korea Selatan dan India.Dan pemerintahan Obama telah memberikan perhatian yang layak pada mereka," komentar Ian Storey, seorang peneliti dari Institute Studi Asia Tenggara di Singapura.

Namun tak semua pengamat sepakat pertemuan tersebut akan menyingkirkan China. Storey memastikan, China akan tetap mengawasi pertemuan tersebut. "Namun saya tak yakin China akan iri dengan pertemuan tersebut. Pertemuan puncak ini tak akan merepresentasikan kehilangan bagi China," kata Storey.

Lalu, apa untungnya pertemuan ini bagi Indonesia?  Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha C Nasir, pada press briefing yang diadakan di Jakarta, pada 11 Februari 2016 lalu mengatakan, beberapa hal yang akan dibahas pada KTT antara lain isu kerja sama ekonomi seperti inovasi dan kewirausahaan dalam konteks MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), pandangan ASEAN terhadap strategi kawasan dalam menciptakan perdamaian dan kesejahteraan, serta isu politik, keamanan, dan tantangan lintas batas.

Sementara presiden Joko Widodo, menjelang keberangkatan ke AS pada Minggu, 14 Februari 2015 mengatakan, "Saya akan bertukar pikiran dengan pemimpin AS dan ASEAN mengenai keamanan kawasan."

"Ini akan saya manfaatkan untuk menyampaikan upaya mencegah radikalisme dan terorisme. Kita angkat perlunya keterlibatan masyarakat, termasuk penggunaan media sosial," kata Presiden, seperti diberitakan VoxPop.co.id, pada Minggu, 14 Februari 2016.

Presiden juga menyebutkan bagi Indonesia, kemitraan Indonesia dengan AS harus diletakkan untuk menciptakan kesejahteraan dan perdamaian. "Kita juga mendorong kerja sama bidang ekonomi, khususnya UKM, promosi kewirausahan dan inovasi ekonomi digital," katanya.

Pertemuan US-ASEAN Summit 2016 akan berakhir pada 16 Februari 2016, waktu Amerika Serikat, atau 17 Februari 2016 WIB. Soal hasil pertemuan, akan terlihat dari langkah strategis apa yang terjadi sepulangnya Jokowi dari negeri Paman Sam tersebut.

img_title Jika ASEAN Tak Bisa Satu Suara, Indonesia Harus Keluar
Salah satu wilayah sengketa di Laut China Selatan.

Vietnam Kirim Peluncur Roket ke Laut China Selatan

"Kepulauan Spratly adalah hak sah kami untuk mempertahankannya".

img_title
VoxPop.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut