Waspada 'Milisi Nelayan' China
- blogs.reuters.com
Dengan demikian, langkah menyelesaikan di tingkat internasional pun ditolak negeri Tirai Bambu tersebut, dan keukeh menginginkan penyelesaian di tingkat bilateral saja.
Sikap sepihak China ini membuat Amerika Serikat gerah dan turun tangan. Alhasil, ketegangan pun merambah ke hubungan bilateral kedua negara.
Meski saling mengirim persenjataan di Laut China Selatan, Arif tetap meyakini kalau perang terbuka takkan terjadi. "AS, China, dan negara ASEAN tetap menjaga status quo," tuturnya.
Oleh karena itu, di tengah sengkarut sengketa wilayah, Arif mendorong pemerintah Indonesia agar memainkan perannya untuk menciptakan pemahaman bersama, baik dengan China maupun sesama ASEAN.
"Semua pihak harus duduk bersama dan memiliki beritikad baik. Saya berharap Indonesia bisa berkontribusi bagi penyelesaian masalah ini," ungkap Arif. Ia juga menambahkan, khusus Indonesia, perlu dibentuknya kerja sama patroli bersama dengan China di Laut Natuna.
"Saya menyarankan adanya kerja sama antara Bakamla dengan Pasukan Penjaga Pantai China, termasuk di dalamnya mengawasi aktivitas ekonomi kapal-kapal yang melewati perbatasan kedua negara," kata dia, menambahkan.
Baca juga:
Malaysia mengeluh, Filipina tak ambil pusing
Pada kesempatan terpisah, seorang menteri senior Malaysia mengeluhkan sikap China dan mendesak pemerintah Malaysia harus mengambil tindakan yang lebih tegas pada serangan maritim atau risiko yang diambil untuk diberikan.
Menteri, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah ini, menyoroti kontras antara respon Malaysia pada bulan Maret untuk kejadian serupa beberapa hari sebelumnya di negara tetangga Indonesia.
"Ketika China memasuki perairan Indonesia, mereka segera dikejar keluar. Ketika kapal China memasuki perairan kita, tidak ada yang dilakukan," katanya, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Sedangkan, Filipina sendiri seperti tak mau ambil pusing. Presiden FIlipina terpilih, Rodrigo Duterte, mengatakan dirinya tidak akan menyerahkan hak-hak negara atas Scarborough Shoal. Scarborough Shoal adalah kepulauan kecil yang terletak di Laut China Selatan yang diklaim Filipina dan China.
Sejak 2012, kepulauan ini "disita" negeri Tirai Bambu. "Tidak akan pernah ada sebuah contoh kita akan menyerahkan hak kami atas Scarborough Shoal," kata Duterte, usai mengadakan pembicaraan dengan Duta Besar China untuk Filipina, Zhang Jianhua, seperti dilansir Reuters.
