Menilik Ekonomi Islam Menjawab Tantangan Global

World Islamic Economic Forum (WIEF) Ke-12 Tahun 2016
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

Untuk itu, dalam situasi yang serba tidak pasti seluruh komunitas muslim sebaiknya bisa mengoptimalkan penggunaan kekuatan fundamental setiap negara, yaitu demografi penduduk. Saat ini, komunitas muslim memiliki demograsi terbanyak di dunia, dengan jumlah anak muda yang proporsinya paling besar.

img_title BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III akan Membaik

Umur pemuda muslim di dunia saat ini ada di kisaran 23 tahun hingga 30 tahun secara rata-rata, sehingga sudah seharusnya ini bisa dimanfaatkan.

Peluang RI

img_title Sri Mulyani: Nilai Perjanjian WIEF US$900 Juta, Masih Kecil

Dengan besarnya bonus demografi Indonesia hingga 2030, Presiden Jokowi mengakui, akan menjadi peluang bagi Indonesia untuk bisa mengembang ekonomi ke depan. Cara itu, tentu bisa dilakukan dengan memberdayakan kaum mudah bergerak di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Jika kita berkomitmen untuk mendorong upaya ini, hasilnya tentu sektor domestik bisa semakin kuat dan ekonomi global, tentu juga akan semakin kompetitif. Hal ini pula menjadi 'mantra' bagi ekonomi Indonesia yang lebih modern yang tercantum dalam nawa cita," jelas Jokowi.

img_title Sri Mulyani Ingin UMKM Perluas Jaringan ke Luar Negeri

Dorongan pengembangan sektor UMKM ke depannya juga harus didukung teknologi informasi, hal tersebut tentunya dalam memperluas jangkauan pasar. Tidak hanya fokus pada dalam negeri melainkan bisa langsung mengejar pasar-pasar di negara lain.

Optimalisasi

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menambahkan dalam upaya mengembangkan ekonomi islam di Indonesia, pengembangan sektor UMKM akan dilakukan dengan tiga langkah strategis.

Yaitu, kerja sama pemerintah dan sektor usaha, pertukaran budaya dan fashion anak muda, serta membuat diskusi nyata, agar pengusaha saling bertatap muka secara langsung.

"Harus saya akui bahwa inovasi akan ciptakan pemenang, atau pecundang. Semakin besar inovasi, maka akan tercipta banyak pemenang. Kalau tidak hati-hati, akan ada banyak pecundang," kata dia.

Kepala Ekonom PT Mandiri Sekuritas Leo Putra Rinaldy, mengatakan dalam pengembangan ekonomi Islam melalui pengembangan UMKM adalah langkah tepat. Terlebih, kontribusi UMKM terhadap ekonomi nasional cukup besar, sehingga ada dua hal yang perlu digaris bawahi.

Pertama, adalah dari sisi pembiayaan (financing), UMKM yang berbasis syariah, tentunya berbeda dari sisi pengelolaannya dan mereka biasanya agak kesulitan dari sisi financing, sehingga tentu sangat membutuhkan banyak modal. Kedua, bagaimana UMKM dapat diberikan manfaat dari pengembangan teknologi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut