Nasib Samsung Usai Krisis Galaxy Note 7

Galaxy Note 7.
Sumber :
  • REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo

VoxPop.co.id – Episode kelam Samsung masih berlanjut atas perangkat andalan mereka, Galaxy Note 7 yang bermasalah pada baterainya.

img_title 96 Persen Galaxy Note 7 Dikembalikan ke Samsung

Setelah memutuskan menarik 2,5 juta nit Galaxy Note 7 pada awal September lalu, kini Samsung memutuskan menghentikan produksi perangkat andalannya tersebut. 

Penyebabnya adalah insiden pada Galaxy Note 7 yang masih berlanjut. Jika pada episode sebelumnya, awal bulan lalu, Samsung menarik 2,5 juta unit Galaxy Note 7 karena ada insiden  perangkat tersebut yang meledak, maka pada episode kedua ini, Samsung masih didera insiden Galaxy Note 7 versi pengganti yang terbakar. 

img_title Terungkap, Penyebab Utama Meledaknya Galaxy Note 7

Menyadari insiden pada Galaxy Note 7 yang terus berlanjut, Samsung sadar diri dan akhirnya memutuskan menghentikan produksi, penjualan dan distribusi perangkatnya tersebut di seluruh dunia. 

Beriringan dengan keputusan itu, Samsung mengaku bekerja sama dengan regulator untuk menginvestigasi problem yang terjadi. Sebagai kompensasi, Samsung menawarkan penukaran Galaxy Note 7 dengan produk lainnya atau mengembalikan uang kepada konsumen. 

img_title Samsung Curhat Kegagalan Galaxy Note 7

"Kami memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan Galaxy Note 7 terutama menimbang keselamatan pelanggan," kata Samsung dalam penyataannya, yang dikutip Reuters, Selasa 11 Oktober 2016.

Keputusan menarik produk Galaxy Note 7 itu merupakan yang kedua kalinya dalam kurun dua bulan terakhir ini. Praktis, keputusan itu meningkatkan kekhawatiran atas kualitas kendali dari produk Samsung. Selain itu momen buruk ini diperkirakan bakal berdampak pada reputasi Samsung. 

Reuters menuliskan, Samsung mengakui ada ketidakcermatan dalam mengontrol kualitas produk kelas premiumnya itu sehingga membuat perusahaan rugi materi dan reputasi nama besar Samsung jadi taruhannya.

Para pengamat mengatakan, Galaxy Note 7 seharusnya dapat memberikan pendapatan sebesar US$17 miliar bagi Samsung. Akibat rentetan insiden tersebut, investor telah menarik hampir US$20 miliar pada nilai pasar Samsung di bursa saham terakhir, saat saham Samsung turun delapan persen. Penurunan itu merupakan yang terbesar bagi perusahaan Korea Selatan itu sejak 2008.

Dampak Galaxy Note 7 itu bukan hanya menerpa Samsung saja, sebab pemerintah Korea Selatan pun mengaku khawatir krisis Samsung itu bisa mempengaruhi ekspor. 

Kekhawatiran itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Korea Selatan, Yoo Il-ho di sela sebuah pertemuan di Seoul, Korea Selatan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut