Zikir Penyejuk Demo Tangkap Ahok

Unjuk rasa anti-Ahok
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Danar Dono

"Kami menyerukan agar terjadinya demonstrasi itu berdasarkan aturan, dilakukan secara santun, damai, tidak anarkis, tidak menimbulkan kerusakan dan tidak terpengaruh provokasi," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin.

img_title Pengganti Ahok Minta Demonstran Tak Terprovokasi

Hal yang sama disampaikan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab. Dia menegaskan kepada seluruh warga negara Indonesia, bahwa aksi itu tidak ada hubungan dengan isu yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Aksi bela Islam Jumat 4 November 2016 yang akan datang bukan aksi anti-China, bukan aksi anti-Kristen, bukan aksi antietnis, bukan aksi antike-Bhinnekaan. Tapi murni merupakan aksi antipenistaan agama. Aksi antiketidakadilan. Jadi tujuannya jelas untuk penegakan hukum. Karena kalau hukum tidak ditegakkan di Republik Indonesia maka kedaulatan hukum di negeri ini akan runtuh. Dan itu sangat membahayakan," kata Rizieq.

img_title Skenario Pergerakan Massa Demo 4 November

Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj, menegaskan sangat penting menjaga unjuk rasa tetap dalam koridor aturan dan hukum. Tanpa harus menimbulkan perpecahan.

Karena, sudah banyak negara-negara dunia yang terpecah belah akibat tidak bisa menciptakan suasana aman dalam sebuah aksi massa.

img_title Pesan Twitter untuk Aksi Damai 4 November

"Coba lihat negara-negara yang telah mengalami perpecahan akibat salah paham yang ditunggangi oleh kepentingan besar seperti Irak, Pakistan, Afghanistan, Suriah dan lainnya, nauzubillah," ujarnya.

Menurutnya, ratusan ribu bahkan jutaan manusia menjadi korban atas peperangan yang timbul akibat kesalahpahaman. Oleh karenanya, PBNU menegaskan sikap lebih baik mengedepankan proses hukum yang sudah berjalan di kepolisian.

"Pada dasarnya orang yang meminta maaf, ya harus dimaafkan. Artinya mari kita dewasa dan bermartabat. Kalau memang harus diproses hukum berarti itu jauh lebih baik. Kalau damai bermartabat itu merupakan demokrasi. Tapi kalau sampai menimbulkan kerusakan, agama melarang, negara juga," katanya.

Proses hukum Ahok berjalan

Apa yang dituntut masyarakat dalam unjuk rasa siang nanti sebenarnya sudah terwujud. Karena, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, memastikan pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus itu.

"Kapolri juga berjanji untuk betul-betul memeriksa sesuai harapan masyarakat. Jadi, bagi Presiden dan saya, ya dijalankan saja demokrasi yang baik, yang bersahabat, yang kalem," ujar Kalla. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut