Bersiap Lihat Debat Seru Agus, Ahok dan Anies
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jumlah orang tersebut sudah cukup sebab mereka yang tidak dapat masuk bisa menyaksikan debat melalui media massa. Polisi juga akan mengamankan massa pendukung yang tak bisa masuk ke dalam ruang debat, dengan melakukan penyekatan untuk setiap pendukung.
Program Kandidat
Dalam debat terbuka nanti, masing-masing pasangan calon bakal membeberkan program unggulan mereka kepada masyarakat. Pasangan Ahok-Djarot misalnya, mengandalkan sejumlah program Pemerintah Provinsi DKI yang dinilai berhasil menekan biaya hidup di Jakarta.
Program-program itu meliputi bidang sosial ekonomi, lingkungan, transportasi dan pendidikan. "Banyak yang sudah kami lakukan di bidang itu," ujar Ahok di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Januari 2017.
Di antara program tersebut, yaitu penjualan daging sapi murah untuk keluarga yang anaknya merupakan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ada juga program pemberdayaan masyarakat di bidang usaha kecil dan menengah (UKM), program layanan gratis TransJakarta, serta program sembako murah.
Tak hanya pasangan Ahok-Djarot. Pasangan Anies-Sandi juga telah menyiapkan sejumlah program yang hendak dipaparkan dalam debat nanti. Di antaranya, program pembangunan sumber daya manusia untuk mencerdaskan warga Ibukota. "Yang ingin kami tawarkan yaitu pembangunan fisik, tapi menambahkan fokus pembangunan manusia dan pembangunan masyarakat," ujar Sandiaga.
Selain itu, pasangan nomor urut dua ini akan membahas tentang membuka lapangan kerja, pengendalian harga bahan pokok, serta ketersediaan air bersih. "Kami bukan memperbaiki kota tapi memperbaiki warga kotanya," Sandiaga menambahkan.
Pasangan Agus-Sylvi pun memiliki sejumlah program yang akan diusung. Juru Bicara Agus-Sylvi, Rachland Nashidik menyebutkan, pasangan Agus-Sylvi telah melakukan latihan setiap hari sejak pekan lalu. Materi dan data-data untuk debat pun telah dikumpulkan dan didiskusikan.
Namun Rachlan enggan membeberkan program unggulan yang akan disampaikan dalam debat tersebut. Sebab, hal itu merupakan strategi yang tidak semestinya dipublikasi sebelum debat. Jika disampaikan sekarang, ia khawatir pihak lawan akan mengetahuinya. “Yang pasti Agus-Sylvi mempersiapkan dengan baik untuk debat. Intinya akan memberikan kejutan,” ujarnya.
(ren)
