Berharap pada Jakarta Concord

Delegasi IORA 2017 Tandatangani Jakarta Concord
Sumber :
  • ANTARA FOTO/IORA SUMMIT 2017/Wahyu Putro A

VoxPop.co.id – Indonesia membuat tonggak sejarah baru. Sebab, untuk kali pertamanya berhasil melakukan pembaharuan komitmen bagi Kelompok Negara-negara Pesisir Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) dengan keluarnya 'Jakarta Concord'.

img_title RI Punya Banyak Produk Menarik untuk Pasar IORA

Jakarta Concord atau Kesepakatan Jakarta merupakan sebuah dokumen berisi enam bidang kerja sama ditambah tiga isu, untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama antarnegara anggota IORA. Keenam bidang ini adalah mempromosikan keselamatan dan keamanan maritim, serta meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi.

Kemudian, memajukan pembangunan berkelanjutan dan bertanggung jawab dari sektor pengelolaan perikanan, memperkuat manajemen risiko bencana, meningkatkan kerja sama akademik dan ilmu pengetahuan, serta mempromosikan kerja sama di bidang pariwisata dan budaya.

img_title Anggunnya Gaya 5 Istri Kepala Negara Peserta KTT IORA

Adapun tiga isu yang diangkat yaitu ekonomi berbasis kemaritiman (blue economy), pemberdayaan wanita, demokrasi dan pemerintahan yang baik. Presiden Joko Widodo mengatakan, organisasi yang terdiri dari 21 negara anggota tersebut menyadari tantangan yang dihadapi saat ini di kawasan Samudera Hindia.

Ia menyebut bahwa kondisi dunia dalam proses revolusi. Baik dari sisi perubahan dari teknologi, maupun kondisi politik yang menandai era populisme.

img_title KTT IORA Momentum Dongkrak Ekspor RI

“Saat kedua revolusi ini menyatu, ini seperti dua cairan yang eksplosif, yang mengalir bertabrakan,” katanya, dalam pidato di Konferensi Tingkat Tinggi IORA di Jakarta Convention Center, Selasa, 7 Maret 2017.

Menurut Jokowi, para negara anggota IORA telah diberkahi sejumlah kekayaan yang dimiliki setiap negara. Namun, prinsip perubahan perlu dikedepankan demi masa depan.

“IORA adalah komunitas unik. Sebuah kawasan yang kaya tapi juga masih terdapat kantong-kantong kemiskinan. Ini perlu modernisasi di banyak aspek,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarat itu.

Di mata Indonesia, Jokowi melanjutkan, Samudera Hindia merupakan wilayah yang berpotensi menjadi salah satu poros kunci dalam pergelatan dunia. Ia pun meyakini kalau wilayah tersebut di ambang kejayaan, seiring dengan kegiatan ekonomi yang bervariasi di Samudera Hindia.

“Selama ratusan tahun Samudera Atlantik yang mendominasi. Pada 30 tahun terakhir, banyak yang menyatakan saat ini abadnya Samudera Pasifik. Tapi saya percaya, kini Samudera Hindia di ambang keperkasaan,” ungkap Jokowi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut