Wonder Woman: Pujian Vs Kontroversi
- Warner Bros.
VoxPop.co.id – 'Puasa' panjang para penanti film live action Wonder Woman berakhir. Film wanita super tersebut sudah bisa dinikmati pecinta film di Tanah Air sejak kemarin, Rabu 31 Mei 2017.
Film garapan Warner Bros Pictures tersebut mengangkat kisah hidup seorang putri Amazon, keturunan dewa bernama Diana, yang tumbuh menjadi seorang pahlawan super.
Cerita sedikit mengenai film ini, Diana dibesarkan oleh ibunya, Ratu Hippolyta yang diperankan Connie Nielsen.
Diana kecil hidup di pulau bernama Paradise. Sejak dini, dia dididik menjadi pejuang tangguh dan kuat yang jago bela diri. Ketika dewasa, pahlawan wanita yang diperankan aktris cantik Gal Gadot tersebut bertemu dengan Steve Trevor yang diperankan Crish Pine, seorang mata-mata asal Amerika yang dikejar tentara Jerman, karena mencuri catatan rahasia yang berisi rumus senjata kimia.
Pertemuan itu menjadi awal kisah kepahlawanan Diana sebagai Wonder Woman. Dia rela meninggalkan kampung halamannya, demi menyelamatkan dunia dari perang besar.
Film ini bagai sebuah 'oase di tengah padang pasir' bagi DC Comics dan penikmat film laga dengan pahlawan super wanita. Harapan itu pun tak muluk, lantaran Wonder Woman sudah banjir pujian dari banyak pengamat film dunia sebelum dirilis. Bahkan, film ini diprediksi bakal menjadi produk DC terbaik yang pernah dilahirkan.
![]()
Berikutnya, mengundang kontroversi>>>
Mengundang kontroversi
Tak hanya pujian yang mengalir deras untuk film yang pernah dibuat serial TV pada era 1970-an hingga 1990-an itu. Sebab, kritikan negatif dan kontroversi pun menyertai film yang baru akan tayang di Amerika pada 2 Juni 2017 mendatang.
Mulai hal sepele hingga politis menghadang prediksi kesuksesan Wonder Woman. Pertama, soal ketiak Gadot yang sangat bersih. Padahal, karakter yang diperankannya hidup di sebuah pulau terpencil yang jauh dari kehidupan masyarakat urban dan belum ada produk pembersih ketiak.
Pembahasan itu terdengar konyol dan tidak masuk akal. Sebab, pemeran Wonder Woman versi lawas, Lynda Carter juga tampil dengan ketiak bersih.
Hal lain yang dikaitkan dengan film ini adalah soal feminisme hingga teori tentang bukti belas kasih dari Wonder Woman terhadap musuhnya. Adalagi kritikan soal kostum modern yang dikenakan Gadot.
