Melepas Rindu ala Obama
- Instagram.com/barackobama
Arief mengatakan telah bertemu secara informal dengan Ketua Dewan Penasihat Indonesia Diaspora Network, Dino Patti Djalal, untuk membahas kunjungan Obama ke Indonesia.
"Iya betul, beberapa waktu lalu bertemu dengan Dino Patti Djalal untuk ikut bergabung menyambut Obama," ungkap Arief, saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 20 Juni 2017.
Mungkin Obama memang hanya ingin berlibur. Sebab Polda Bali juga tak memberikan pengamanan terlalu ketat. "Sampai saat ini tidak (permintaan khusus). Berlaku sebagaimana biasa," kata Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel Arh Gede Widiana. "Beliau hanya ingin liburan di Bali," ujarnya menambahkan.
Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose, memastikan Obama akan mendapat pengawalan aparat keamanan. Hanya saja, Obama tak mau pengamanan mengganggu waktu berliburnya.
"Beliau itu kan datang ke sini untuk berlibur, jadi sedapat mungkin jangan mengganggu liburannya. Kita biarkan dia menikmati liburannya," kata Petrus kepada wartawan di Bali.
Dengan pengamanan yang longgar, dan agenda yang tak padat, bisa jadi Obama memang hanya ingin menikmati jadi orang biasa. Liburan, tak ada pengamanan terlalu ketat, jadwal yang padat, menikmati hangat Matahari dan halusnya pasir pantai Bali.
Menyegarkan pikiran dengan keramahan Yogyakarta, mengenang masa kecil, dan mengembalikan ingatan akan sedapnya nasi goreng, satai, bakso, dan sambal tempe. Lalu, menutupnya dengan bicara penuh gelora di Kongres Diaspora Indonesia.
Dan bagi Indonesia, kunjungan Obama bisa jadi hawa positif untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Hal ini, karena Obama adalah salah satu tokoh yang punya pengaruh cukup kuat.
Kedatangan Obama berwisata di Indonesia jelas akan menjadi endorsement bagi warga dunia lainnya untuk datang ke negeri ini.
Selamat datang Pak Obama. Selamat Kembali ke Indonesia.
