Musim Dingin Maut Serang Amerika

Suasana beku dan bersalju di Manhattan, New York.
Sumber :
  • REUTERS/Eduardo Munoz

Pemandangan paling fenomenal terjadi di Horseshoe, air terjun Niagara. Air terjun terkenal di dunia yang lokasinya di perbatasan Amerika dan Kanada tersebut membeku dan membuat wisatawan berebut mengabadikannya. Sedangkan di wilayah Cape Cold Bay, Amerika Utara, sejumlah hiu dikabarkan mati membeku.  The Atlantic White Shark Conservacy melaporkan insiden itu. Sejumlah pakar meyakini, hewan-hewan itu terdampar dan mati beku karena udara yang sangat dingin. 

img_title Detik-detik Puting Beling Sapu Puluhan Rumah Warga di Cirebon

Ribuan jadwal penerbangan juga dibatalkan karena suhu udara yang sangat dingin dan tak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.  “Suhu dingin yang ekstrem ini masih akan bertahan hingga beberapa hari ke depan, dan kondisi yang lebih buruk masih akan terjadi,” ujar Taylor Ward, metererologist CNN.  

“Anda akan tahu betapa ini sangat buruk, jika negara seperti Dallas bahkan bisa membeku. Apalagi, faktanya, dari 50 negara bagian di Amerika Serikat, pasti ada satu wilayah dalam negara itu yang melaporkan suhu mereka berada di bawah 32 derajat Celcius,” ujarnya menambahkan.

img_title Ratusan Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Mendadak

Metereologist CNN yang lain, Ivan Cabrera mengatakan , saat hari pergantian tahun  90 persen wilayah di Amerika Serikat berada pada suhu lebih rendah dari -32 derajat Celcius. 

Antisipasi Pemerintah

img_title Waspada Potensi Hujan Lebat di Gunung Semeru 3 Hari ke Depan

Peringatan tentang udara yang membeku terus disampaikan oleh pemerintah AS. Di Austin, Texas, pemerintah menyiapkan tempat penampungan lengkap dengan pemanas untuk menampung warga yang tak memiliki alat pemanas yang memadai. 

Pemberitahuan soal kondisi cuaca dan kondisi di jalan raya terus dilaporkan oleh pemerintah dan pihak berwenang. Sejumlah sekolah tetap ditutup meski liburan tahun baru mulai berakhir. 

Beberapa rumah sakit di AS melaporkan tingginya pasien yang datang ke ruang Unit Gawat Darurat dengan keluhan hipotermia.  Kantor kesehatan di wilayah Milwaukee County mengatakan menemukan mayat seorang pria berusia 34 tahun dan 50 tahun dengan tanda-tanda hipotermia. Hingga 4 Januari 2018, total sudah 12 orang dilaporkan tewas karena kondisi ini. 

Diberitakan oleh CNN, 4 Januari 2018, cuaca yang ekstrem di AS ini terjadi karena siklus yang dikenal sebagai BOMB Cyclone atau Bombogenesis. Nama ini tak ada hubungannya dengan band terkenal di tahun 1980-an The Genesis. Namun frasa Bombogenesis digunakan untuk menyebut kondisi ketika sistem cuaca mengalami penurunan tekanan atmosfer yang cepat dan secara cepat meningkat. Akibat kondisi tersebut, maka cuaca akan mudah membeku dan menghasilkan udara yang jauh lebih dingin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut