Sampaoli Dikudeta, Dewi Perssik Ragu Punya Anak dan Arapaima
- REUTERS/Marcos Brindicci
VoxPop – Berita pelatih Tim Nasional Argentina, Jorge Sampaoli dikudeta oleh para pemain senior menjadi artikel yang paling banyak mendapat sorotan dari pembaca VoxPop pada Selasa, 26 Juni 2018.
Hal itu terjadi menyusul performa buruk pasukan Albiceleste di Piala Dunia 2018. Saat melawan Nigeria, para pemain menuntut adanya hak untuk menyusun line-up.
Sampaoli pun mengakui adanya friksi usai kekalahan telak dari Kroasia. Namun, menurutnya situasi tersebut sangat wajar terjadi.
Sementara berita kedua yang paling banyak dibaca adalah soal Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang merespons tuduhan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait ketidaknetralan aparat pemerintah, yakni Polri dan intelijen pemerintah di Pilkada Jawa Barat 2018.
Menurut Moeldoko, tak perlu meragukan netralitas para aparat karena pemerintah telah menekankan kepada prajurit TNI, anggota kepolisian hingga aparatur sipil negara agar tidak berpihak dalam perhelatan politik. Menurutnya, pemerintah tidak akan mencederai demokrasi dengan praktik-praktik semacam itu.
Di posisi ketiga, ada berita dari penyanyi dangdut Dewi Perssik yang masih ragu untuk memiliki buah hati dari suaminya, Angga. Selain karena kekhawatiran terhadap hubungan masa depannya dengan Angga, juga karena masih trauma dengan perceraian sebelumnya.
Menurut Dewi, jika dia dan suaminya bercerai maka anaknya yang akan menjadi korban. Namun, jika dia merasa suaminya saat ini cocok menjadi ayah untuk anak-anaknya kelak, dia siap untuk melahirkan.
Selain ketiga berita terpopuler tersebut, berita lainnya yang ramai, yakni soal ikan raksasa seukuran tubuh orang dewasa, Arapaima di aliran sungai Brantas, Jawa Timur. Ada juga berita soal harga dan spesifikasi Redmi 6 Pro.
Dan berikut ini daftar lengkap lima isu terhangat di VoxPop sepanjang Selasa, 26 Juni 2018.
1. Messi Kudeta Peran Sampaoli di Timnas Argentina
Posisi Jorge Sampaoli di Timnas Argentina masih aman. Setidaknya, hingga laga melawan Nigeria, Selasa 26 Juni 2018, Sampaoli masih memimpin Albiceleste.
Bertahan sebagai pelatih, bukan berarti Sampaoli punya kuasa penuh di skuat Argentina. Justru, perannya berpotensi menjadi terbatas.
Usai adanya boikot, Sampaoli diminta untuk tak bersikap layaknya diktator. Saat melawan Nigeria, para pemain menuntut adanya hak untuk menyusun line-up.
