Spanduk Demokrat Dirusak Hingga Pawai Kemenangan Persija
- Instagram @kamera_rusak24
Keputusan mundur itu terjadi di saat The Minions akan menjalani laga krusial perebutan tiket menuju babak semifinal, Jumat 14 Desember 2018.
PBSI menyiarkan bahwa Raja ganda putra dunia ini memilih mundur dari ajang berhadiah total 1,5 juta dolar Amerika Serikat tersebut dengan alasan kesehatan.
Sebab, Marcus Gideon mengalami cedera serius pada leher. Tak cuma itu, Marcus juga mengalami masalah kesehatan pada matanya, usai menjalani laga di babak 1 penyisihan grup melawan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Sebenarnya apa yang terjadi dengan Kevin/Marcus dan seberapa parah cedera yang dialami Marcus? Baca selengkapnya di sini.
4. Pawai Kemenangan Persija
![]()
Sabtu 15 Desember 2018, kawasan Sudirman hingga Balai Kota DKI Jakarta didominasi warna oranye. Ratusan ribu pendukung Persija Jakarta, Jakmania, turun ke jalan merayakan gelar juara Liga 1 yang baru saja diraih oleh tim kesayangan mereka.
Pukul 08.00 WIB, kawasan Gelora Bung Karno dipadati Jakmania. Jalanan menjadi macet karena, Jakmania tak henti-
hentinya menari dan bernyanyi di tengah jalan, merayakan kesuksesan Persija juara Liga 1.
Ketika pawai dimulai, giliran kawasan Sudirman yang macet. Ratusan ribu Jakmania setia mengawal bus yang ditumpangi para pemain Persija menuju Balai Kota DKI.
Di tengah jalan, mereka pun bernyanyi, menari, bahkan menyalakan suar. Jalanan macet, namun atmosfer begitu luar biasa. Dalam kemeriahan ini, tak sedikit pendukung wanita klub sepakbola andalan Jakarta ini, Jak Angel yang pingsan lantaran berdesakan. Baca selengkapnya di sini.
5. Sindiran Dita Soedarjo ke Denny Sumargo
![]()
Dita Soedarjo juga merasa ada beberapa hal yang membuatnya tidak cocok untuk mengarungi bahtera rumah tangga dengan Denny Sumargo. Salah satu hal yang membuatnya merasa tidak cocok, karena sifatnya yang terlalu terbuka dalam menyatakan pendapat.
Hal itu pula yang membuat banyak pihak berspekulasi dan menuduh Dita telah menghina ibunda dari Denny. Dita mengungkapkan, tumbuh besar di Amerika, membuatnya terbiasa berbicara tanpa tedeng aling-aling.
"Karena saya orangnya rada blak-blakan, karena kan saya di JIS dari kecil, saya sekolah bule, kuliah di Amerika. Jadi kalau ngomong sama orang daerah beda kali ya atau salah ngertiin, jadi maaf banget," kata Dita. Baca selengkapnya di sini.
