Jangan Kaget Saldo E-Toll Berkurang Hari Ini dan Senjata Biologi China
- ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
VoxPop – Lima berita menarik tayang di VoxPop.co.id pada Kamis, 30 Januari 2020. Bahkan, hingga masuk dalam daftar terpopuler. Kabar pertama yakni soal Ronny F Sompie dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Selasa, 28 Januari 2020.
Posisi Ronny diisi sementara oleh Jhoni Ginting, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM. Disusul dengan sebuah video viral memperlihatkan perusakan musala yang berada di Perum Agape, Kelurahan Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, beredar luas di media sosial.
Lalu, ada informasi yang tak kalah penting bagi para pengguna jalan tol di Jakarta, jangan kaget apabila saldo kartu pembayaran elektronik yang digunakan berkurang dari jumlah biasanya. Hal itu akan mulai terjadi pada 31 Januari 2020. Selain tiga berita itu, ada juga dua kabar lain yang tidak kalah menarik untuk disimak. Berikut daftar lengkapnya, dirangkum dalam Round Up:
1. Dicopot Yasonna, Ronny Sompie Pernah Dapat Bintang Jasa dari Jokowi
![]()
Ronny F Sompie dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Selasa, 28 Januari 2020. Posisi Ronny diisi sementara oleh Jhoni Ginting, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
Selain itu, Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian juga bernasib sama dengan Ronny. Alasannya, pencopotan ini terkait kasus keterlambatan atau delay informasi keimigrasian Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Klik di sini.
2. Orang-orang Berikat Kepala Merah Rusak Musala di Minahasa Utara
![]()
Sebuah video viral memperlihatkan perusakan musala yang berada di Perum Agape, Kelurahan Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, beredar luas di media sosial. Perusakan itu terjadi pada Rabu malam, 29 Januari 2020.
Belum diketahui secara pasti motif dari perusakan tempat ibadah umat Islam di Sulut yang terkenal dengan slogan “Torang Samua Basudara” itu. Saat aksi perusakan dilakukan, terlihat spanduk besar yang dipasang di depan musala. Spanduk itu berisi penolakan terhadap tempat ibadah umat Muslim di lokasi itu. Baca selengkapnya.
