Asal Dinar Pasar Muamalah Hingga Elektabilitas AHY Vs Moeldoko

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Terpilih Menjadi Ketum Partai Demokrat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

VoxPop – Kasus yang menjerat Pemilik Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat, Zaim Saidi (ZS) masih bergulir dengan penyidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Polisi menjerat Zaim Saidi sebagai tersangka karena melakukan tindak pidana pelanggaran mata uang.

img_title Putin Jadi Target Kudeta dan Pembunuhan, Rusia Perketat Pengamanan

Namun siapa sangka jika dinar dan dirham yang selama ini digunakan Zaim Saidi dalam menjalankan Pasar Muamalah dipesan dari Aneka Tambang (Antam). Kabar tentang ini menjadi salah satu topik berita terpopuler di laman VoxPop.co.id, Kamis, 4 Februari 2021.

Disamping isu hangat lainnya dari internal Partai Demokrat soal kudeta kepemipinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)dan juga polemik sertifikat digital yang akan diberlakukan oleh Badan Pertanahan Negara (BPN).

img_title Terpopuler: Megawati Hangestri Comeback ke Liga Korea, 4 Pemain Red Sparks Cabut Musim Depan

Semua kabar yang menarik itu dirangkum dalam round up 5 berita terpopuler berikut ini:

1. Polisi Sebut Dinar-Dirham Pasar Muamalah Depok Pesan di Antam

img_title Terpopuler: Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia hingga Target Piala Dunia 2030

Photo :
  • VoxPop/ Zahrul Darmawan

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan pemilik Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi (ZS) mengambil dinar dan dirham dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Dinar dan dirham dipesan dari PT Aneka Tambang (Antam),” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Rabu, 3 Februari 2021.

Pelaku Zaim, kata Ramadhan, memesan dinar dan dirham itu dengan mencetak tulisan Kesultanan Bintan Darul Masyur Sultan Haji Husrin Hood, Amir Zaim Saidi Amirat Nusantara, Amir Tikwan Raya Siregar, dengan harga sesuai acuan PT Antam.

Selengkapnya di tautan ini.

2. Kritik PD, Max Sopacua: AHY Baru Masuk 2017, Sekarang Jadi Ketum

Photo :
  • ANTARA/Jafkhairi

Isu kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat masih berlanjut. Sejumlah politikus senior yang terseret namanya dalam isu kudeta memberikan tanggapan dan klarifikasi.

Terkait itu, mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua menyampaikan responsnya menyangkut namanya yang disebut dalam kudeta. Ia menegaskan tak terlibat dan tak mengetahui isu kudeta tersebut.

Namun, ia mengatakan isu kudeta ini sebagai yang biasa saja terjadi di partai besar seperti Demokrat. "Bagi saya ini untuk meningkatkan imun saya untuk menghadapi pandemi ini. Tidak gerabak gerubuk seperti yang disampaikan banyak orang," kata Max dalam Kabar Petang tvOne yang dikutip VoxPop, Kamis, 4 Februari 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut