Ustaz Gondrong Panik, DPR Sindir PPATK
- ANTARA
VoxPop – Aksi seorang pria bernama Herman di Bekasi, Jawa Barat, viral yang disebut bisa menggandakan uang masih menarik pembaca VoxPop. Kali ini, pemberitaan seputar pria yang mengaku disebut Ustaz Gondrong itu yaitu sikap panik usai video menggandakan uang viral di media sosial.
Selain itu, pemberitaan Ustaz Gondrong yang terpopuler lainnya soal bagaimana Herman membeli jenglot sebagai properti dalam video tersebut. Serta Ustaz Gondrong yang mengaku juga melayani jasa pelet.
Ada juga pemberitaan alasan Marzuki Alie mencabut gugatan terhadap Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan juga sindiran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas beda perlakuan ke FPI dan Jiwasraya.
Berikut lima berita terpopuler VoxPop.co.id dalam kanal news and trending sepanjang hari Rabu, 24 Maret 2021 yang terangkum dalam round up:
1. Tipu-tipu Gandakan Uang Viral, Ustaz Gondrong Panik Hapus Video
Panik usai video menggandakan uangnya yang ternyata cuma tipu-tipu viral, Herman alias Ustaz Gondrong langsung membakar uang palsu yang dipakai dalam video.
"Dia (Ustaz Gondrong) langsung menghilangkan barang bukti (uang palsu)," kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Komisaris Besar Polisi Hendra Gunawan kepada wartawan, dikutip Rabu, 24 Maret 2021.
Bukan hanya uang palsu tersebut, Herman juga menghapus semua video aksi tipu-tipunya yang viral. Meski begitu, polisi menyebut hal itu tidak membuat kasus ini jadi sulit diungkap.
Baca selengkapnya di sini
2. Penipuan Penggandaan Uang Viral, Herman Beli Jenglot dari Toko Sulap
Polisi mengungkap fakta baru terkait viralnya video penipuan modus penggandaan uang yang dilakukan Herman atau si ustaz gondrong. Pelaku diketahui membeli benda-benda mistis seperti jenglot, kotak ajaib dari salah satu toko sulap di Bekasi.
Kapolresta Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, menjelaskan dari pengakuan tersangka, peralatan kotak ajaib tersebut kemudian dipelajarinya agar bisa meyakinkan pasien dalam modus penggandaan uang.
"Ya, jadi untuk kotak ini berdasarkan pengakuan si Herman ini, didapatkan dari toko sulap. Di suatu tempat, di daerah Bekasi. Dan dia beli kotak itu. Dia pelajari cara pemakaiannya. Biar kelihatan seperti asli ya. Dia lapis sehingga untuk menipu, memperdaya pasiennya biar kelihatan seperti asli ya," kata Hendra dalam Apa Kabar Indonesia Malam tvOne yang dikutip VoxPop pada Rabu, 24 Maret 2021.
