Sebutan untuk Busyro dari Ngabalin hingga Mandi Direkam Diam-diam
- VoxPop
VoxPop – Kisruh pernyataan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, ke Busyro Muqoddas yang merupakan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia bikin penasaran pembaca VoxPop. Artikel mengenai hal itu jadi terpopuler Jumat, 14 Mei 2021.
Artikel terpopuler kedua adalah heboh salah satu pengunjung hotel kapsil di Jakarta Pusat yang direkam saat mandi. Kemudian terpopuler ketiga yaitu artikel mengenai respons Lembaga Bantuan Hukum PP Muhammadiyah terhadap pernyataan Ngabalin ke Busyro.
Kemudian, artikel terpopuler keempat adalah pernyataan lengkap Ngabalin yang dinilai tak pantas ke Busyro. Selanjutnya, ketegasakan Menhub Budi yang menyebut PT KCI tidak profesional jadi sorotan pembaca VoxPop.
1. Sikap Ngabalin Sebut Busyro 'Otak Sungsang' Rusak Citra Jokowi
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, menganggap apa yang dilakukan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, merusak citra Presiden Joko Widodo yang santun. Ini terkait pernyataan Ngabalin yang menyebut otak sungsang ke Busyro Muqoddas.
Busyro adalah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kritikan Busyro adalah terkait kondisi KPK saat ini, yang menurutnya justru mati di era Presiden Jokowi.
Ngabalin yang tidak terima dengan kritikan Busyro, yang sempat menjadi Ketua KPK itu, menyatakan bahwa statement tersebut dengan sebutan otak sungsang. Hingga pimpinan Muhammadiyah lain seperti Anwar Abbas mengkritik balik Ngabalin, tapi diresponnya dengan keras juga.
2. Cerita Korban Direkam Diam-diam Saat Mandi di Hotel
Aksi perekaman diam-diam saat mandi, dialami salah satu pengunjung hotel kapsul yang berada di kawasan Jakarta Pusat. Pengalaman itu diceritakan korban melalui akun twitter @bukaniqbaalee dikutip Jumat 14 Mei 2021.
Pria pemilik akun tersebut mengaku kaget karena baru kali ini ia menjadi korban pelecehan seksual. Dia menjelaskan, pada 11 Mei 2021 ia memilih menginap di hotel kapsul. Lokasinya menurut dia, tidak jauh dari kantor sehingga dia bisa berjalan kaki keesokan harinya. Dia juga bisa mengerjakan tugas dengan lebih baik.
3. LBH Muhammadiyah: Ali Ngabalin Tidak Penting dan Unfaedah
