Transaksi RI-China Pakai Rupiah dan Yuan, Presiden Guinea Dikudeta
- Pixabay
Ini karena kedua bank sentral tersebut secara resmi memulai implementasi kerja sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal atau Local Currency Settlement (LCS).
Baca selengkapnya di tautan ini
3. 10 Orang Terduga Perusak Rumah Ibadah Ahmadiyah Sintang Ditangkap
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan
- ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dan Polres Sintang menangkap 10 pelaku perusakan rumah ibadah milik Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Sintang, Kalimantan Barat.
"Saat ini kami sudah mengamankan sebanyak 10 orang diduga pelaku perusakan rumah ibadah di Sintang," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak Minggu malam.
Kombes Donny menjelaskan pihaknya punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status orang yang diamankan tersebut. Polisi akan meminta keterangan para pelaku untuk mengetahui peran masing-maisg dan motif dari pembakaran.
Baca selengkapnya di tautan ini
4. Kudeta di Guinea, Tentara Tangkap Presiden dan Rebut Kekuasaan
Tentara pemberontak Guinea muncul di televisi nasional menyatakan telah merebut kekuasaan.
- Dok. BBC
Tentara pemberontak melakukan kudeta dan menangkap Presiden Guinea Alpha Conde, Minggu 5 September 2021. Sebuah video memperlihatkan presiden negara Afrika barat itu ditahan oleh tentara, yang menyatakan mereka telah merebut kekuasaan.
Dilansir dari BBC, tentara pemberontak muncul di televisi nasional mengklam telah membubarkan pemerintah. Namun, Kementerian Pertahanan mengatakan upaya pengambilalihan telah digagalkan oleh pengawal presiden.
Kudeta tersebut diwarnai baku tembak selama berjam-jam di dekat istana kepresidenan di ibu kota, Conakry. Keberadaannya Presiden Conde saat ini tidak diketahui.
Baca selengkapnya di tautan ini
5. Marak Penipuan Atas Nama Bank BCA, Manajemen Kasih Tips Menghindarinya
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengonfirmasi bahwa marak terjadinya berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, bahkan nomor pusat layanan BCA juga digunakan.
Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn mengatakan, para penipu itu terutama menggunakan nomor palsu seperti +6221-1500888 atau 021-500888.
"Modus penipuan mengatasnamakan Bank BCA makin marak belakangan ini," kata dia dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 6 September 2021.
Baca selengkapnya di tautan ini
