Anak Bos Maspion, Sampai Harga Tes PCR Turun
- IST
VoxPop - Kabar mengenai anak bos Maspion dibegal saat tengah bersepeda menjadi berita terpopuler di kanal news VoxPop.co.id sepanjang Kamis, 28 Oktober 2021. Video yang menunjukkan seseorang tergeletak di jalan pun viral di media sosial.
Berita kedua yang terpopuler masih kelanjutan dari berita mengenai anak bos Maspion tersebut. Kali ini klarifikasi dari Polres Tangerang Selatan.
Mereka menyebutkan bila kejadian yang dialami oleh korban E merupakan kecelakaan.
Sementara itu berita terpopuler ketiga yaitu datang dari dunia politik di tanah air. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden dengan elektabilitas tinggi terhalang oleh trah Soekarno.
Selain tiga berita di atas, masih ada dua berita lain yang juga menjadi perhatian pembaca. Pertama, seorang anggota polisi tewas setelah dilindas truk di Tol Cikampek.
Kedua, soal harga tes PCR yang turun sampai Rp300 ribu. Dokter Tirta pun menanggapi isu tersebut. Dia menyarankan masyarakat untuk terus melakukan protes agar harga tes PCR juga terus turun sampai Rp100 ribu.
Berikut 5 berita terpopuler di kanal news sepanjang Kamis, 28 Oktober 2021:
1. Video Anak Bos Maspion Dibegal saat Gowes, Begini Faktanya
Sebuah video yang menggambarkan seorang pesepeda tergeletak di pinggir jalan beredar di media sosial sejak kemarin.
Hal yang bikin heboh, penyebar video menyertakan informasi bahwa pesepeda yang jatuh adalah anak bos Maspion yang menjadi korban begal dan disebut terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Polisi memastikan itu hoaks.
Baca selengkapnya di sini.
2. Polisi Sebut Anak Pengusaha Maspion Kecelakaan, Bukan Dirampok
Anak dari pengusaha maspion, E, yang sebelumnya dikabarkan menjadi korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Jembatan Bintaro, Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dibantah polisi.
Pihak Polres Tangerang Selatan menyebutkan, bila kejadian yang dialami oleh korban E merupakan kecelakaan.
Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama menjelaskan, korban bersama rombongannya sedang melintas dari kawasan Emerald Bintaro mengarah Bintaro Xchange.
Baca selengkapnya di sini.
