Hukum Ketika Sujud Tangan Terhalang Mukena, Solat Jadi Tidak Sah?
- Paxel
Jakarta, VoxPop – Solat wajib adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam. Berbicara mengenai solat ternyata ada beberapa hal yang masih menjadi pertanyaan bagi sebagian umat terutama kaum hawa. Salah satunya terkait dengan tangan yang terhalang mukena ketika sujud. Banyak anggapan di kalangan kita, solat hukumnya tidak sah ketika sujud tangan terhalang oleh mukena.
Lantas benarkah anggapan tersebut? Terkait hal itu Buya Yahya memberikan penjelasannya. Melansir tayangan YouTube Al Bahjah, dalam sujud tujuh anggota tubuh harus menyentuh tanah. Tujuh anggota tubuh tersebut adalah kedua tangan, kedua lutut, kedua kaki, dan jidad.
”Kaki harus menyentuh tanah tempat kita berdiri wajib sujudnya dengan tujuh anggota. Kemudian dari tujuh anggota itu ada yang wajib terbuka ada yang wajib tertutup dan ada yang boleh dibuka dan ada yang boleh ditutup,” jelas Buya Yahya.
Lebih lanjut, dijelaskan oleh Buya Yahya untuk kaum laki-laki saat solat, beberapa anggota tubuh yang wajib ditutup adalah lutut sementara anggota tubuh yang wajib dibuka adalah jidad.
”Dari tujuh anggota itu ada yang wajib terbuka ada yang wajib tertutup dan ada yang boleh dibuka dan ada yang boleh ditutup. Di saat kita solat yang wajib kita buka untuk kaum laki-laki di dalam solat wajib dibuka adalah jidad kita yang wajib ditutup adalah lutut. Lututnya nggak boleh kebuka kalau lututnya kebuka, kebuka auratnya nggak sah solatnya. Adapun telapak tangan dan kaki boleh dibuka boleh ditutup. Makanya kalau ada laki-laki pakai kaos kaki sah,” jelas Buya Yahya.
Sementara untuk kaum wanita saat solat anggota tubuh yang wajib dibuka adalah jidad. Hal ini seperti dijelaskan dalam mahzab Imam Syafii.
” Wajib dibuka jidad wajib, bahkan yang pakai cadar wajib dibuka (cadarnya). Mahzab Imam Syafii itu harus dibuka, harus nempel di tempat sujud. Menurut mazhab Imam Syafii bagi wanita wajib ditutup lutut, kaki wajib, yang boleh dibuka adalah telapak tangan,”jelas dia.
Maka dari itu, jika telapak tangan terkena mukena kata Buya Yahya solatnya tetap sah. Hal ini lantaran telapak tangan boleh ditutup.
