Buya Yahya Ungkap Kunci Memilih Pasangan Bukan Cantik atau Pintar, Tapi.....

ilustrasi menikah
Sumber :
  • freepik.com

VoxPop – Pernikahan menjadi impian banyak orang sebagai langkah untuk membangun keluarga. Namun, tidak sedikit yang masih diliputi keraguan saat ingin menikah apakah calon pasangan yang dipilih benar-benar tepat atau belum.

img_title Undangan Bocor! Terungkap Tanggal hingga Lokasi Nikah Nathalie Holscher dan Aripat

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah laki-laki atau perempuan yang akan kita nikahi adalah orang yang tepat? Menanggapi hal ini, Buya Yahya memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa untuk mempersunting seseorang, kita tidak perlu menunggu diri sendiri menjadi sosok yang sempurna atau istimewa.

Menurutnya, jika terus menunda pernikahan dengan alasan belum menjadi pribadi yang ideal, bisa jadi hingga usia bertambah pun pernikahan tak kunjung terwujud. Sebab, hidup terus berjalan dan waktu tidak menunggu siapa pun.

img_title Ikhtiar Menanti Kehadiran Buah Hati, Amalkan Doa Memohon Keturunan agar Segera Terjawab

Karena itu, yang paling penting adalah insyaf, keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, sekaligus kesadaran atas kekurangan diri yang perlu diperbaiki.

"Maka kunci pertama untuk meminang anak gadis adalah siaplah dirimu untuk berubah biarpun mungkin anda mungkin orang yang paling jelek di kampung itu. Mungkin saat itu anda belum soleh tapi anda punya cita-cita mulia untuk menjadi yang soleh, bahkan mungkin berkata aku ingin mendapatkan istri yang bisa membimbingku. sehingga alangkah banyaknya seorang suami yang tidak bisa membaca al quran ternyata setelah menikah belajar dengan istrinya Al Quran belajar solat dengan istrinya, kuncinya adalah keinsyafan,” kata Buya Yahya dikutip dari tayangan YouTube Al Bahjah, Jumat19 Desember 2025.

img_title Pasangan Shio yang Paling Sering Tidak Cocok, Bisa Picu Konflik dalam Hubungan

Beliau melanjutkan, dalam memilih pasangan hidup, Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan untuk mempertimbangkan empat kriteria. Salah satu yang paling utama adalah agama. Menurut Buya Yahya, yang dimaksud dengan agama bukan semata-mata kepintaran atau luasnya ilmu, melainkan rasa patuh dalam diri seorang perempuan terhadap syariat.

"Mungkin dia wanita yang bodoh tapi dia patuh dengan syariat, dia tidak mengerti, membaca al quran masih belepotan tapi kalau sudah dikatakan ustaz para ulama patuhnya luar biasa itu luar biasa. hatinya bisa dimasukki dengan kemuliaan ini adalah kunci wanita," ujar beliau.

Selain ketaatan beragama, Buya Yahya juga menekankan pentingnya memiliki sifat tawadhu, yakni rendah hati tanpa merendahkan diri. Menurutnya, seorang laki-laki saleh tidak akan mudah menyoroti apalagi membicarakan kekurangan pasangannya, terlebih jika hal tersebut bukanlah kekurangan yang sebenarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut