Aturan Bayar Utang Puasa Menjelang Bulan Suci Ramadan, Awas Jangan Sampai Terlupakan!

Ilustrasi puasa.
Sumber :
  • pixabay

VoxPop – Menjelang bulan Ramadan, banyak orang bertanya-tanya apakah masih diperbolehkan membayar utang puasa di tahun lalu? Dan, bagaimana niatnya harus dilafalkan? 

img_title Keutamaan Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah, Amalan Sunnah Penuh Pahala di Bulan Mulia

Sebenarnya, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami agar puasa qadha sah dan diterima di sisi Allah SWT. Berikut panduannya, sebagaimana dirangkum pada Senin, 12 Januari 2026. Scroll untuk membaca lebih lanjut...

Ilustrasi berdoa

Photo :
  • freepik
img_title 10 Hari Awal Dzulhijjah: Keistimewaan, Puasa Sunnah, dan Amalan yang Dianjurkan

1. Puasa qadha berbeda dengan puasa sunah

Berpuasa setelah 15 Sya’ban memang termasuk larangan bagi puasa sunah. Namun, larangan ini tidak berlaku untuk puasa wajib, termasuk puasa yang ditinggalkan saat Ramadan. Artinya, membayar utang puasa tetap diperbolehkan kapan saja setelah Ramadan, termasuk setelah pertengahan Sya’ban.

img_title Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

2. Pengertian qadha dalam fiqih

Dalam istilah fiqih, qadha berarti mengganti atau menunaikan kembali puasa yang terlewat. Jadi, membayar utang puasa disebut juga puasa qadha. Puasa ini hukumnya wajib karena merupakan pengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan, baik karena sakit, haid, atau alasan lain yang sah.

3. Niat puasa qadha

Niat puasa qadha sama dengan niat puasa Ramadan biasa, hanya kata “ada’” (menjalankan) diganti menjadi “qadha” (mengganti). Lafal niat panjang yang bisa digunakan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ للهِ تَعَاَلى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah swt.”

Jika ingin lebih ringkas, cukup lafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ  قَضَاءِ رَمَضَان
Nawaitu shauma qadhā'i Ramadhāna.

Artinya: “Aku berniat untuk menqadha puasa Ramadhan.”

4. Waktu melafalkan niat

Niat harus dilafalkan pada malam hari sebelum menunaikan puasa qadha. Hal ini sesuai dengan kaidah fiqih bahwa niat dilakukan sebelum puasa dimulai.

5. Keutamaan puasa qadha

Membayar utang puasa dengan niat yang benar membantu kita menunaikan kewajiban agama dan menjaga ibadah tetap lengkap. Semoga puasa qadha diterima, dan kita diberikan kesempatan menyambut Ramadan berikutnya dalam keadaan sehat wal afiat.

Itu dia tata cara dan niat puasa qadha. Umat Muslim bisa menunaikan kewajiban puasa dengan benar tanpa khawatir tentang kesalahan fiqih. Selalu pastikan niat dilafalkan dengan ikhlas, karena itulah kunci diterimanya ibadah di sisi Allah SWT.

Ilustrasi puasa.

Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

Puasa Arafah 2026 jatuh hari ini. Simak berbagai keutamaan puasa sunnah 9 Dzulhijjah, mulai dari penghapus dosa hingga pahala berlimpah. Baca di sini selengkapnya

img_title
VoxPop.co.id
26 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut