Niat Puasa Ramadhan 2026 Sebulan Penuh dan Tata Cara Membacanya

Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • freepik

Jakarta, VoxPop – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, umat Islam di berbagai belahan dunia mulai bersiap menyambut bulan penuh berkah tersebut. Persiapan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga spiritual, termasuk memahami kembali tata cara ibadah puasa sesuai tuntunan syariat. 

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Salah satu pembahasan yang kerap menjadi perhatian adalah mengenai niat puasa Ramadan, khususnya apakah niat boleh dilakukan sekali untuk sebulan penuh atau harus diperbarui setiap malam. Scroll lebih lanjut yuk!

Dalam ajaran Islam, niat atau niyyah merupakan unsur mendasar dalam setiap ibadah. Niat bermakna tekad dalam hati untuk melaksanakan suatu amalan semata-mata karena Allah SWT. 

img_title Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa setiap amal perbuatan bergantung pada niatnya. Dengan demikian, sah atau tidaknya puasa seseorang sangat ditentukan oleh adanya niat yang benar sebelum pelaksanaan ibadah tersebut.

Perbedaan Pandangan Ulama tentang Niat Puasa

img_title Keutamaan Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah, Amalan Sunnah Penuh Pahala di Bulan Mulia

Para ulama sepakat bahwa puasa Ramadhan wajib disertai niat. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu dan frekuensi pembacaan niat selama satu bulan penuh.

Mayoritas ulama dari Mazhab Syafi’i dan Hanafi berpendapat bahwa niat puasa harus dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar. Menurut pandangan ini, setiap hari puasa Ramadhan dipandang sebagai ibadah yang berdiri sendiri, sehingga memerlukan niat tersendiri pula. 

Oleh karena itu, niat yang diucapkan pada malam pertama tidak otomatis mencakup hari-hari berikutnya apabila tidak diperbarui.

Sementara itu, Mazhab Maliki berpendapat bahwa niat untuk sebulan penuh dapat dilakukan satu kali pada malam pertama Ramadhan. Dasarnya adalah karena puasa Ramadhan merupakan rangkaian ibadah yang dilaksanakan secara berkesinambungan. 

Selama tidak ada halangan yang memutus puasa—seperti sakit atau safar—maka niat awal dianggap tetap berlaku untuk keseluruhan bulan.

Perbedaan ini membuat sebagian umat Muslim memilih untuk berhati-hati dengan memperbarui niat setiap malam, sementara sebagian lainnya mengikuti pendapat yang membolehkan satu kali niat untuk seluruh bulan.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Bagi yang mengikuti pendapat Mazhab Maliki, berikut bacaan niat puasa untuk satu bulan penuh:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut