Tanda-Tanda Kecil Kiamat dalam Islam, Apakah Sudah Dekat?

Ramalan kiamat.
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop – Hari kiamat merupakan salah satu perkara gaib yang wajib diyakini setiap Muslim. Keyakinan terhadap datangnya hari akhir termasuk bagian dari rukun iman, karena itu, pembahasan tentang kiamat dan tanda-tandanya selalu menarik untuk dikaji, baik sejak masa Rasulullah maupun hingga hari ini.

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat dibagi menjadi dua kategori, yaitu tanda-tanda kecil (al-alâmatus sughra) dan tanda-tanda besar (al-alâmatul kubra). Tanda-tanda kecil adalah berbagai peristiwa yang terjadi jauh sebelum datangnya kiamat, sebagai isyarat bahwa dunia sedang bergerak menuju akhirnya. 

Fokus pembahasan kali ini adalah tanda-tanda kecil tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi. Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Rabu, 4 Maret 2026.

img_title Paxel Catat Pengiriman Lebaran 2026 Tak Hanya Didominasi Barang Makanan

Enam Tanda Kecil Menjelang Kiamat

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menyebutkan enam peristiwa yang akan terjadi sebelum kiamat. Hadits tersebut berbunyi:

img_title Usai Ramadan, Orang Indonesia Makin Selektif dalam Berbelanja

‎اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ: مَوْتِي ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ثُمَّ مُوتَانٌ يَأْخُذُ فِيكُمْ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ ثُمَّ اسْتِفَاضَةُ الْمَالِ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةَ دِينَارٍ فَيَظَلُّ سَاخِطًا ثُمَّ فِتْنَةٌ لا يَبْقَى بَيْتٌ مِنَ الْعَرَبِ إِلا دَخَلَتْهُ ثُمَّ هُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الأَصْفَرِ فَيَغْدِرُونَ فَيَأْتُونَكُمْ تَحْتَ ثَمَانِينَ غَايَةً تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Artinya, “Hitunglah enam hal (yang akan terjadi) menjelang hari kiamat, yaitu: kewafatanku, dibebaskannya Baitul Maqdis, kematian yang akan menyerang kalian bagaikan penyakit yang menyerang kambing, melimpahnya harta hingga terdapat seseorang yang diberi seratus dinar namun masih marah-marah (merasa kurang), timbulnya fitnah sehingga tidak ada satu pun rumah orang Arab melainkan akan dimasukinya, dan perjanjian antara kalian dengan bangsa Bani al-Ashfar kemudian mereka mengkhianati perjanjian, lalu mereka mengepung kalian di bawah delapan bendera perang yang pada setiap bendera terdiri dari dua belas ribu personil.” (HR Al-Baihaqi).

Para ulama menjelaskan bahwa salah satu poin dalam hadits tersebut, yakni “kematian yang menyerang seperti penyakit pada kambing”, dimaknai sebagai datangnya wabah yang menewaskan banyak manusia dalam waktu singkat. Selain itu, melimpahnya harta tetapi tetap tidak menimbulkan rasa cukup menunjukkan krisis moral dan hilangnya keberkahan.

Ilmu Dicabut dan Fitnah Merajalela

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga menggambarkan tanda-tanda kecil kiamat sebagai berikut:

‎لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ

Artinya, “Tidak akan pernah terjadi hari kiamat kecuali ilmu hilang, banyak terjadi gempa, waktu seolah berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, kekisruhan, yaitu saling bunuh membunuh, dan kalian bergelimang harta dan berlimpah ruah.” (HR Al-Bukhari).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut