Cara Memaksimalkan Game Konsol Terbaru Bersama Teman, Dari Multiplayer Lokal hingga Fitur Online Generasi Baru
- Michael Hession/NYT Wirecutter
VoxPop – Bermain game konsol kini tidak lagi sekadar duduk sendiri di depan televisi dan menyelesaikan permainan hingga tamat. Konsol generasi terbaru justru semakin mendorong pengalaman bermain bersama, baik melalui multiplayer lokal maupun berbagai fitur online yang membuat teman tetap bisa terhubung meski berada di tempat berbeda.
PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch 2 menawarkan pendekatan berbeda untuk menghadirkan pengalaman multiplayer. Mulai dari split-screen, cross-play, berbagi layar, hingga fitur berbagi game, pemain memiliki semakin banyak cara untuk menjadikan sesi bermain lebih interaktif.
Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan konsol bersama teman, memahami fitur-fitur tersebut menjadi langkah penting. Tidak semua game mendukung metode multiplayer yang sama sehingga pemilihan permainan, koneksi internet, hingga jenis akun dan layanan berlangganan perlu diperhatikan sejak awal.
Multiplayer Lokal Masih Menjadi Pilihan Paling Seru
Meskipun game online semakin populer, multiplayer lokal tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bermain di ruangan yang sama memungkinkan pemain berkomunikasi secara langsung, bereaksi terhadap kejadian di layar, dan menciptakan suasana kompetitif yang sulit digantikan oleh voice chat.
Beberapa game modern masih menyediakan mode split-screen atau local multiplayer. Xbox, misalnya, mencantumkan dukungan local co-op dan shared/split-screen pada sejumlah judul. Minecraft di Xbox Series X|S menjadi salah satu contoh yang memungkinkan pemain bermain bersama dalam satu perangkat melalui mode layar terbagi.
Karena itu, sebelum membeli atau mengunduh game baru, periksa bagian fitur multiplayer pada halaman resmi game. Istilah seperti “local multiplayer”, “local co-op”, atau “shared/split screen” biasanya menunjukkan bahwa permainan mendukung pengalaman bermain bersama dalam satu tempat.
Manfaatkan Cross-Play agar Teman Tidak Harus Menggunakan Konsol yang Sama
Salah satu perkembangan paling penting dalam multiplayer modern adalah cross-play. Fitur ini memungkinkan pemain dari platform berbeda untuk bergabung dalam permainan yang sama apabila game tersebut mendukungnya.
Konsep tersebut sangat berguna ketika satu teman menggunakan Xbox, sementara pemain lainnya menggunakan PC atau platform berbeda. Contohnya, Minecraft mendukung cross-platform multiplayer antara konsol, perangkat mobile, dan PC.
Di Xbox, sejumlah game juga menyediakan cross-platform multiplayer. Fall Guys, misalnya, mendukung cross-play, cross-platform parties, dan cross-progression melalui akun Epic Games.
Namun, cross-play bukan fitur yang otomatis tersedia pada semua game. Dukungan tersebut ditentukan oleh pengembang masing-masing. Karena itu, periksa informasi resmi game sebelum menentukan platform yang akan digunakan bersama teman.
PS5 Punya Share Play untuk Bermain dari Jarak Jauh
Pengguna PlayStation 5 juga memiliki fitur yang menarik untuk bermain bersama tanpa harus berada di lokasi yang sama.
PlayStation Share Play memungkinkan pemain mengundang teman untuk melihat atau bahkan mengambil alih permainan dengan izin pemilik game. Sony menjelaskan bahwa fitur ini memungkinkan dua pemain menikmati permainan terlepas dari siapa yang memiliki game tersebut. Share Play dapat digunakan dengan satu pengunjung pada satu waktu dan membutuhkan keanggotaan PlayStation Plus untuk memulainya.
Fitur ini bisa dimanfaatkan dalam berbagai situasi. Misalnya, teman dapat membantu melewati bagian permainan yang sulit, mencoba sebuah game sebelum membelinya, atau sekadar bermain bersama meski berada di rumah masing-masing.
PlayStation juga mendukung ekosistem lintas generasi pada game tertentu. Sony menyebut pengembang dapat mengaktifkan multiplayer antara PS5 dan PS4, sementara voice chat lintas generasi juga tersedia untuk menjaga komunikasi tetap berjalan.
Nintendo Switch 2 Membawa GameChat dan GameShare
Nintendo Switch 2 menawarkan pendekatan yang lebih terintegrasi melalui dua fitur bernama GameChat dan GameShare.
GameChat memungkinkan hingga 12 orang berada dalam satu sesi percakapan. Pemain juga dapat membagikan layar permainan secara real-time, sementara hingga empat peserta dapat berbagi layar game atau menggunakan video chat secara bersamaan dengan kamera USB-C yang kompatibel.
Menariknya, teman yang berada dalam satu sesi GameChat tidak harus memainkan game yang sama. Mereka bisa memainkan permainan berbeda sambil tetap berbicara dan membagikan layar.
Untuk sesi multiplayer, fitur GameShare menjadi salah satu inovasi yang patut diperhatikan. Pada game yang kompatibel, pemilik Nintendo Switch 2 dapat membagikan permainan kepada teman yang tidak memiliki game tersebut sehingga mereka dapat ikut bermain dalam sesi yang didukung.
GameShare juga dapat digunakan secara lokal. Nintendo menjelaskan bahwa Nintendo Switch 2 dapat menjadi perangkat yang membagikan game kepada Switch 2 atau Nintendo Switch lain melalui koneksi lokal, tergantung kompatibilitas game.
Pilih Game Berdasarkan Cara Bermain Bersama
Memilih game multiplayer sebaiknya tidak hanya berdasarkan popularitas atau kualitas grafis. Cara bermain bersama juga perlu menjadi pertimbangan.
Jika semua teman berada di satu ruangan, game dengan local co-op atau split-screen bisa menjadi pilihan utama. Genre party game, olahraga, balap, fighting, dan permainan kooperatif biasanya cocok untuk situasi tersebut.
Sementara itu, game dengan cross-play lebih ideal jika teman menggunakan perangkat berbeda. Fitur ini mengurangi persoalan ketika setiap orang memiliki konsol atau PC yang berbeda.
Untuk kelompok teman yang tinggal berjauhan, fitur seperti Share Play, GameChat, voice chat, dan GameShare dapat membuat sesi bermain terasa lebih dekat.
Pastikan Koneksi Internet Stabil
Fitur multiplayer online sangat bergantung pada kualitas jaringan. Kecepatan internet memang penting, tetapi kestabilan koneksi dan latensi juga menentukan kenyamanan bermain.
Game kompetitif seperti fighting game, racing, dan shooter sangat sensitif terhadap latency. Koneksi yang tidak stabil dapat menyebabkan input terasa terlambat atau permainan mengalami gangguan.
Karena itu, untuk sesi online yang serius, penggunaan koneksi kabel Ethernet pada konsol bisa menjadi pilihan. Jika menggunakan Wi-Fi, pastikan konsol berada pada posisi yang memiliki sinyal kuat dan jaringan tidak sedang dipenuhi aktivitas berat dari perangkat lain.
Nintendo sendiri memperingatkan bahwa pengalaman GameChat dapat mengalami delay tergantung lingkungan jaringan dan jarak fisik antarpemain.
Perhatikan Layanan Berlangganan
Salah satu hal yang sering dilupakan pemain adalah persyaratan layanan online. Tidak semua fitur multiplayer konsol dapat digunakan secara gratis.
Di Xbox, misalnya, game tertentu mensyaratkan layanan Game Pass untuk multiplayer online di konsol. Hal tersebut tercantum pada halaman resmi game Xbox, termasuk Minecraft.
PlayStation juga memiliki persyaratan PlayStation Plus untuk memulai Share Play.
Sementara pada Nintendo Switch 2, fitur online seperti GameChat membutuhkan Nintendo Switch Online setelah periode akses gratis GameChat berakhir pada 31 Maret 2026. Nintendo juga menyatakan bahwa akun Nintendo dan koneksi internet diperlukan untuk fitur online tersebut.
Artinya, sebelum mengajak teman bermain, sebaiknya pastikan seluruh anggota grup sudah memiliki akun, layanan berlangganan, dan akses online yang dibutuhkan.
Gunakan Voice Chat untuk Koordinasi
Voice chat bukan hanya berguna untuk mengobrol. Dalam game co-op, komunikasi suara dapat menentukan keberhasilan tim.
Pada game seperti survival, RPG, shooter, atau permainan strategi, pemain dapat membagi tugas secara langsung. Satu pemain bisa mengumpulkan sumber daya, sementara pemain lain menjaga area atau menyelesaikan objektif.
Nintendo Switch 2 bahkan mengintegrasikan komunikasi dan berbagi layar melalui GameChat sehingga pemain dapat melihat aktivitas teman sambil tetap berbicara.
Namun, gunakan fitur tersebut secara bijak. Untuk sesi bermain bersama keluarga atau kelompok besar, pengaturan mikrofon, privasi, dan siapa saja yang dapat bergabung perlu diperhatikan.
Manfaatkan GameShare untuk Mengurangi Hambatan Memiliki Game
Harga game menjadi salah satu faktor yang dapat menghambat sesi multiplayer. Nintendo Switch 2 mencoba mengatasi sebagian persoalan tersebut melalui GameShare pada game yang kompatibel.
Dalam mode yang didukung, satu pemain dapat menjadi host dan membagikan game kepada pemain lain. Nintendo menjelaskan bahwa GameShare memanfaatkan teknologi streaming sehingga software dapat dibagikan tanpa perlu menunggu proses transfer game terlebih dahulu.
Namun, ada batasan yang perlu dipahami. Pemain yang menerima game melalui GameShare hanya dapat mengakses software selama sesi berbagi berlangsung. Setelah sesi berakhir, game yang dibagikan tidak dapat terus dimainkan oleh penerima.
Karena itu, fitur ini lebih tepat dipandang sebagai cara praktis untuk bermain bersama dalam sesi tertentu, bukan sebagai metode untuk memberikan game secara permanen kepada teman.
Atur Sesi Bermain Agar Tidak Berantakan
Memiliki banyak fitur multiplayer tidak otomatis membuat sesi bermain menjadi menyenangkan. Pengaturan sederhana tetap diperlukan, terutama jika jumlah pemain cukup banyak.
Sebelum bermain, tentukan game yang akan dimainkan, siapa yang menjadi host, mode permainan yang digunakan, serta kapan sesi dimulai. Untuk game kompetitif, pembagian tim juga sebaiknya dilakukan sejak awal.
Jika bermain online, gunakan party atau grup privat ketika tersedia. Cara ini membantu menghindari pemain asing yang tidak diinginkan sekaligus membuat komunikasi lebih terorganisasi.
Untuk sesi lokal, pastikan semua controller sudah terhubung dan memiliki baterai yang cukup. Hal kecil seperti controller kehabisan daya justru sering menjadi penyebab sesi bermain terhenti ketika suasana sedang seru.
Konsol Generasi Baru Semakin Menjadikan Gaming sebagai Aktivitas Sosial
Perkembangan multiplayer menunjukkan bahwa konsol modern tidak lagi hanya berfungsi sebagai perangkat untuk menjalankan game. Konsol kini berkembang menjadi ruang sosial digital yang menghubungkan teman melalui permainan, suara, video, dan berbagi layar.
PS5 menawarkan Share Play dan dukungan multiplayer lintas generasi pada game tertentu. Xbox menghadirkan ekosistem multiplayer online serta dukungan cross-platform pada sejumlah game. Sementara Nintendo Switch 2 membawa GameChat dan GameShare yang secara khusus dirancang untuk membuat pengalaman bermain bersama terasa lebih dekat.
Pada akhirnya, cara terbaik memaksimalkan game konsol terbaru bersama teman bukan sekadar memilih konsol dengan spesifikasi tinggi. Pemain juga perlu memahami fitur multiplayer yang tersedia, memastikan koneksi stabil, memilih game sesuai jumlah pemain, dan memanfaatkan fitur sosial yang ditawarkan masing-masing platform.
