Ini yang Bikin Dark Phoenix Beda Dari Film X-Men Sebelumnya

Jean Grey (Sophie Turner) dalam Dark Phoenix.
Sumber :
  • 20th Century Fox

VoxPop – Besok, Jumat, 14 Juni 2019, film Dark Phoenix resmi tayang di Indonesia. Film yang diproduksi oleh 20th Century Fox ini merupakan instalasi terakhir alias film penutup X-Men Saga yang telah dimulai hampir 20 tahun yang lalu.

img_title Sinopsis The New Mutants, Tayang di Bioskop 31 Desember 2020

Ditemui di Seoul, Korea Selatan belum lama ini, sutradara Dark Phoenix, Simon Kinberg yang telah terlibat dalam produksi film X-Men sejak 2006, mengungkapkan bahwa banyak hal yang membuat film ini berbeda dari film-film X-Men sebelumnya. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah film-film X-Men sebelumnya meliputi cerita yang terbatas pada hal-hal yang ada di bumi. Sementara Dark Phoenix ia sebut merupakan film intergalaktik.

"Ini adalah film intergalaktik dan terdapat elemen kosmik di dalamnya. Yang mana berbeda dari sebelumnya. Itu semua sudah terlihat di komik, namun belum pernah ada di dalam film," ujar Simon dalam wawancara eksklusif bersama VoxPop di Conrad Hotel, Yeouido.

img_title Heboh Isu Taron Egerton Gantikan Hugh Jackman Perankan Wolverine

Hal lain yang membedakan Dark Phoenix dari film X-Men lainnya adalah tantangan yang sebelumnya dihadapi para mutan selalu datang dari luar, sebut saja Apocalypse dan manusia yang menganggap X-Men musuh mereka. Sementara dalam Dark Phoenix, X-Men dikisahkan untuk pertama kalinya menghadapi musuh yang merupakan salah satu dari mereka.

"Ini pertama kali ancaman datang dari dalam keluarga mereka. Jean (Phoenix) adalah bagian dari keluarga X-Men dan salah satu anggota yang paling dicintai. Dan dia menjadi ancaman di film ini karena dia kehilangan kontrol terhadap sesuatu di dalam dirinya dan dia tidak bisa menghentikannya," kata Simon.

img_title Marvel Bidik Shia LaBeouf Perankan Iceman di Film X-Men Baru

Perbedaan lainnya adalah gaya atau tone film yang telah mengalami perubahan. Menurutnya, film ini lebih berhasrat, nyata, intens dan intim. Dark Phoenix juga ia nilai lebih personal dibanding film X-Men terdahulu.

Hal senada diungkapkan oleh sang produser, Hutch Parker. Ia mengatakan, perbedaan terbesar terletak pada tone film, yang lebih nyata dan membumi. Film ini mengeksplor karakternya dengan lebih dalam dan mencakup isu-isu yang terjadi di antara mereka yang telah kita lihat sebelumnya. Namun, tentu saja semua dihadirkan dengan gaya yang berbeda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut