Bumi Manusia, Bukti Tak Cuma Avengers yang Bikin 3 Jam Gak Ngebosenin
- Falcon Pictures
Makin ke sini, Iqbaal pun tampak lebih luwes, apalagi tiap kali berdialog rayu. Disambut manis oleh manja-manjanya Mawar sebagai Annelies, duh sukses bikin gemes. Tak heran, kalau studio juga kerap riuh oleh suara-suara penonton wanita yang geregetan.
Hanung juga asyik banget menyajikan karakter-karakter scene stealer. Yang paling saya suka, karakter Darsam dan pembantu keluarga Mellema. Dengan akting yang sangat natural, mereka menghidupkan suasana banget pokoknya!
Konflik yang makin klimaks dan chemistry antar-tokoh yang sudah terasa 'klik' dari pertengahan ke akhir pun akhirnya membuat saya yang pengin pipis, enggan beranjak. Sejam terakhir rasanya mulai mengharu biru. Karakter Minke dan Nyai Ontosoroh makin menonjol dan tajam. Penampilan Mawar sebagai Annelies yang rapuh pun makin menghanyutkan.
Bagian akhir filmnya juara, sih! Adegan klimaks berhasil menghujam jantung penonton kemudian mencabik-cabiknya. Lagu Ibu Pertiwi yang jadi soundtrack bikin merinding, serta dialognya, sungguh, bikin film Bumi Manusia ini ditutup dengan apik dan mengesankan. Tiga jam, rasanya memang enggak terasa.
