Almarhum Didi Kempot Bikin Asri Welas Menangis

Film Sobat Ambyar tentang Didi Kempot.
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Aktris sekaligus komedian, Asri Welas turut terlibat dalam film Sobat Ambyar, yang mengangkat kisah tentang mendiang maestro Campursari, Didik Prasetyo atau akrab disapa Didi Kempot.

img_title Happy Catchy Studio Resmi Luncurkan “Didi Kempot AI”, Warisan Sang Maestro Kini Hadir Lewat Teknologi

Sambil mengenang sosok ‘Godfather of the Broken Heart’ itu, Asri menceritakan selama 11 tahun dia menari dari panggung ke panggung bersama Guruh Soekarnoputra. Ia melihat perjuangan Didi Kempot dalam melestarikan budaya Jawa, yang awalnya hanya dipandang sebelah mata.

Jelang perilisan film tersebut, wanita yang juga seorang desainer itu menceritakan awal mula keterlibatannya dalam film itu, termasuk alasan kenapa orang-orang harus menonton Sobat Ambyar. Seperti apa penuturan testimoni Asri Welas tentang almarhum Didi Kempot? simak ulasannya berikut ini:

img_title Intip Bisnis Wulan Guritno dan Asri Welas, Suarakan Keseimbangan

"Karena aku pertama kali ditelepon, aku di setiap film itu belajar dari semua yang ada di cerita film, termasuk di Sobat Ambyar. Nah, di film ini aku benar-benar belajar merasakan keperihan menjadi Sobat Ambyar. Karena aku bersama Mas Didi Kempot, bener-bener berjalan bersama di bidang budaya," ujarnya saat konferensi pers Sobat Ambyar, yang digelar virtual, Selasa 12 Januari 2021.

"Sampai akhirnya, kita punya Sobat Ambyar yang begitu besar. Bukan cuma orang Jawa, Sunda, Medan, Kalimantan, bisa mempersatukan bangsa Indonesia ini lewat lagu orang Jawa. Jadi, kita tidak lagi memikirkan rasnya apa, asalnya dari mana, sukunya apa gak," kata dia. 

img_title Masih Betah Menjanda, Asri Welas Ngaku Didekati Musisi hingga Pejabat

"Mas Didi berhasil untuk membuat kita semua menjadi satu. Baik anak muda, millenial, gen Z, bahkan yang sudah campur sari zaman dulu. Sehingga menurutku salah satu pahlawan budaya untuk bangsa Indonesia," sambung dia. 

Menurut Asri, alasan kenapa orang-orang harus menonton film ini karena ini merupakan karya terakhir sang maestro itu. Di mana begitu selesai pembuatan film tersebut, Didi Kempot dipanggil Tuhan YME. 

"Jadi, itu yang membuat hatiku menjadi ambyar. Merasa sedih dan film ini begitu merepresentasikan rasanya gimana kehilangan. Gimana kehilangan sahabat, bagaimana kehilangan sosok budaya yang bekerja sangat konsisten di bidangnya sehingga diapresiasi oleh bangsanya," kenang Asri sambil menangis. 

Maka dari itu, menurut Asri, Didi Kempot pantas mendapat apresiasi, karena telah berhasil mempersatukan bangsa Indonesia lewat lagu dan rasa. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut