Tantangan Dikta dan Estelle Linden saat Akting Film Thriller, Vidkill

Dikta dan Estell Linden
Sumber :
  • IG @estelleelinden

VoxPop – Penggemar film bergenre thriller akan dimanjakan dengan penayangan Vidkill. Film tersebut dijadwalkan akan tayang pada Kamis 9 Desember di bioskop Tanah Air.

img_title Kisah Cinta Ibu dan Anak Berlanjut, Air Mata di Ujung Sajadah 2 Hadirkan Dilema Cinta Seorang Ibu

Film ini juga menjadi film thriller pertama yang dibintangi oleh Pradikta Wicaksono alias Dikta, Estelle Linden, dan Gesya Shandy. Ketiganya mengaku memiliki tantangan tersendiri ketika menjalani perannya masing-masing.

Misalnya saja Dikta. Ia sempat mengalami tantangan ketika mengekspresikan ketakutan. Mengingat dalam film tersebut, Dikta lebih banyak berakting tanpa lawan main.

img_title Resmi Tayang Hari Ini, “Air Mata di Ujung Sajadah 2” Siap Hadirkan Kisah Dua Kali Lebih Menyayat Hati

Dikta, Estell Linden dan Gesya Shandy

Photo :
  • VoxPop / Isra Berlian

"Tantangan banyak banget. Dari cara berakting cara menyampaikan pesannya cara ketakutan terjadi pembunuhan dan semua itu bisa terwujud dengan bantuan teman-teman, director-nya, ya semoga menghibur ya," kata Dikta saat ditemui di Falcon Pictures Jakarta Selatan, Selasa 7 Desember 2021.

img_title Pacar atau Mantan? Antara Maxime Bouttier atau Jourdy Pranata, Pilihan Enzy Storia di film ‘Yakin Nikah’

Di sisi lain, untuk bisa menciptakan suasana yang natural meski tanpa lawan main. Dikta pun menyiasatinya dengan mencoba dengan menggunakan kekuatan imajinasinya.

"Develop dari pertama sudah ada work shop sudah ngomong sama director-nya di film ini gue menghamba sama director. Gue mengikuti arahan sutradara jadi gue ikutin semua, gue mencoba bermain dengan arahan sutradara dan kalau masalah gak ada mukanya ya gue ngayal aja sih lebih ke kayak ngebayangin kalau lagi putus gimana, ada rampok gimana," kata dia.

Film thriller Indonesia, Vidkill

Photo :
  • IG @misterjudd.official

Di sisi lain, Estelle Linden juga mengaku cukup tertantang dengan peran yang dimainkannya. Estelle harus memerankan karakter psycho. Meski begitu dirinya berharap penonton yang menyaksikan karakternya di film ini bisa mengerti.

"Ya menurut aku sebuah challenge supaya walaupun nonton, ‘wah peran ini jahat’ tapi enggak ada orang jahat karena semua orang ada layer abu-abu, jadi jahat karena itu. Aku harap gak benci karakternya tapi mencoba mengerti juga kenapa melakukan itu," kata Estelle.

Selain itu, Estelle Linden merasa cukup unik lantaran dirinya harus berakting langsung di depan kamera untuk pertama kalinya.

"Mungkin karena baru pertama kali akting langsung di kamera kayak TikTokan. Biasanya ada lawan mainnya, aksi reaksi, kalau ini liat kamera langsung kayak lagi nge-vlog tapi harus otentik jadi lumayan berat sih aku enggak kebayang Dikta. Kita sudah on set Dikta ngebayangin kita on set seperti apa. Menurut aku paling berat Dikta, kita berat tapi Dikta main sendiri," ujar Estelle Linden.

Ilustrasi generasi muda di industri perfilman

JMFF 2026 Dibuka, Industri Film Indonesia Didorong Naik Kelas ke Level Global

Festival film tahunan kembali berlangsung di Jakarta dengan melibatkan peserta dari sejumlah daerah di Jawa dan Bali. Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini

img_title
VoxPop.co.id
12 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut