Richard Gere Bicara Karir, Kehidupan dan Perjalanan Spiritual di Mola
Richard menjelaskan bahwa Ketertarikannya pada ajaran Buddha ini berawal pada tahun 1978. Saat itu, Gere berwisata ke negara Nepal dan berjumpa dengan orang-orang Tibet. Di sana, ia berbincang dengan para biarawan dan Dalai Lama tentang sejumlah hal. Rupanya, kunjungan ke Tibet ini membekas pada dirinya.
“Saat bersama Dalai Lama saya membicarakan banyak hal, mulai dari budaya, politik juga tentang Agama Buddha secara keseluruhan,” katanya.
Di bagian terakhir, Marissa dan Dino membahas tentang pengalaman Richard saat berkunjung ke Samarinda dan bertemu dengan suku Dayak.
“Sebelumnya saya memang cukup sering berkunjung ke Bali bersama pacar saya saat itu. Lalu kami pergi juga ke Irian Jaya, lalu berkunjung ke Borneo. Di sama kami bertemu dengan suku Dayak. Dan beruntungnya mereka mengenali saya,” kata Richard sambil tertawa.
Saat ditanya hal paling penting dalam hidup Richard saat ini, ia menjawab, “istri dan anak saya,” katanya.
Richard juga berpesan bahwa dalam menjalani kehidupan, kita harus berusaha untuk sederhana dan bersahaja. “Be humble to the universe, the more we give the more we get,” kata Richard menutup Live Interview pada sesi Mola Living Live bersama Richard Gere, Kamis (13/01).
Sebelumnya, ada sederet nama public figure lain seperti Alec Baldwin, Uma Thurman, Susan Sarandon, Kurt Russell, Michael Douglas, John Travolta yang juga pernah hadir di program talkshow eksklusif Mola Living Live.
Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika ia terlibat dalam film drama politik Norman: The Moderate Rise and Tragic Fall of a New York Fixer (2016), Gere berperan cemerlang dan mendapat review positif, bahkan dianggap sebagai penampilan kelas Academy Award oleh media Variety.
Terkenal dengan ketampanannya, Richard Gere sempat mendapat penghargaan sebagai The Sexiest Man Alive oleh majalah People pada 1999. Di samping karirnya yang gemilang, ia turut aktif dalam kegiatan sosial dan politik. Bahkan ia juga mendirikan Yayasan Gere untuk membantu mensponsori hak asasi manusia di Tibet dan aktif membantu para penderita AIDS, terutama di India.
