9 Film Indonesia Go International, Bangga

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
Sumber :
  • Istimewa

4. Pengabdi Setan (2017)

img_title Dari Impersonator ke Kursi Sutradara: Perjalanan Karier Kristo Immanuel

Film Pengabdi Setan

Photo :
  • Instagram Joko Anwar

Film horror Indonesia juga berhasil menarik perhatian dunia. Film ini bisa dibilang menjadi salah satu film Indonesia yang populer. Pada tahun 2017, film ini tercatat sebagai film Indonesia terlaris. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini merupakan remake dari film berjudul sama pada 1980 silam. 
Beragam kelebihannya, film ini berhasil go international. Salah satunya dengan terpilih sebagai Film Horor Terbaik di ajang Toronto After Dark Film Festival. Film ini pun juga diputar di sejumlah negara lainnya, termasuk di Amerika Serikat.

img_title Tinggal Meninggal Resmi Tayang di Seluruh Bioskop 14 Agustus 2025

5. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Adegan dalam film Marlina si Pembunuh

Photo :
  • Bobby Agung/ VoxPop.co.id
img_title Berencana Rilis Lagu Baru dan Go Internasional, Pinkan Mambo Pengen Saingi BLACKPINK

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak juga menjadi salah satu film Indonesia yang berhasil mencuri perhatian dunia. Sebelum ditayangkan di Indonesia, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak telah lebih dulu ditampilkan di berbagai festival film internasional. Mulai dari Cannes Film Festival, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, hingga Toronto International Film Festival. 
Film yang disutradari Mouly Surya ini mengangkat isu perempuan. Perempuan tersebut adalah Marlina (Marsha Timothy). Marlina dikisahkan sebagai seorang janda yang melindungi dirinya dari ancaman pemerkosaan sekawanan perampok. Dia memenggal kepala bos perampok, Markus (Egi Fredly). Setelah peristiwa itu, Marlina melakukan perjalanan untuk mencari keadilan dan penebusan.

6. Kucumbu Tubuh Indahku (2018)

Film Kucumbu Tubuh Indahku didaftarkan di International Feature Film Award

Photo :
  • VoxPop.co.id/Ichsan Suhendra

Kucumbu Tubuh Indahku menjadi salah satu film Indonesia yang cukup kontroversial, namun berhasil go international. Beberapa hari setelah penayangan perdana di layar bioskop Indonesia, muncul petisi yang menentang penayangan film karena dinilai tak sesuai dengan budaya Indonesia. 
Film yang disutradarai kawakan Garin Nugroho ini berkisah mengenai seorang penari lengger dalam tradisi Reog. Ia menjadi gemblak dari seorang warok. Tradisi ini kerap dikaitkan dengan isu homoseksualitas. 
Dengan berbagai sudut pandang masyarakat, film ini berhasil menorehkan prestasi di berbagai festival film internasional. Film ini meraih penghargaan Bisato D'Oro Award dalam Venice Independent Film Critic dan Cultural Diversity Award dalam Asian Pasific Screen Awards. Film ini juga terpilih sebagai film terbaik dalam Festival Des 3 Continents.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut