Nonton Film Buya Hamka, Najwa Shihab Senang Karena Ada Hal Ini
- IG @buya_hamka_official
VoxPop Showbiz – Film Buya Hamka yang diproduksi oleh Falcon Pictures dan Starvision, akan segera tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada tanggal 19 April 2023. Ada banyak hal menarik yang disajikan dalam film tersebut, salah satunya adalah tentang Buya Hamka yang merupakan seorang suami sangat setia kepada istrinya, Siti Raham.
Memang, Buya memiliki dua istri. Namun, pernikahan kedua Buya Hamka dilaksanakan setahun setelah Siti Raham meninggal dunia.
Film Buya Hamka sendiri dibintangi oleh Vino G Bastian yang berperan sebagai Buya Hamka dan Laudya Cynthia Bella yang berperan sebagai Siti Raham. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima VoxPop, dalam film Buya Hamka, salah satu yang cukup menjadi sorotan penonton adalah tentang bagaimana Buya Hamka menyikapi soal poligami.
Diceritakan, saat menjalani masa-masa awal berumah tangga, Buya pernah ditawari poligami.
Film Buya Hamka.
- Istimewa
Keluhuran budi, kewibawaan dan luasnya ilmu Buya Hamka membuat seseorang menawarkan anak gadisnya bernama Ola untuk dinikahi sebagai istri kedua. Namun, Buya menolak tawaran tersebut dengan sopan.
Meski Ola sempat menyitir surat an-Nisa ayat 3, Buya menegaskan bahwa surat itu ada lanjutannya yakni untuk melakukan poligami, syaratnya harus adil dan Buya Hamka takut tidak bisa berbuat adil.
Ternyata, adegan tersebut menjadi perhatian dari presenter Najwa Shihab, yang telah menonton saat gala premiere. Najwa senang karena adegan itu masuk ke dalam film Buya Hamka bagian pertama yang akan tayang pada 19 April 2023.
"Ada moment-moment penting di film yang menurut saya juga menarik ketika Buya Hamka menolak berpoligami, itu bagian penting. Saya senang banget bagian itu masuk di dalam film ini," ujar Najwa Shihab.
Najwa juga memuji penggambaran Siti Raham, istri dari Buya Hamka. Menurutnya dalam film Buya Hamka, Siti Raham berhasil ditampilkan dengan sangat menawan sebagai sosok luar biasa yang selalu mendampingi dan mendukung Buya Hamka.
"Kemudian saya senang di film ini adalah penggambaran soal sosok Siti Raham. Biasanya kalau film biopik tokoh bangsa itu hanya fokus kepada satu tokohnya saja tetapi di sini digambarkan betapa Siti Raham jadi istri dan pendamping luar biasa bagi Buya Hamka," katanya.
