Filmnya Tembus ke Busan International Film Festival, Ini Harapan Reza Rahadian
- istimewa
Reza Rahadian
- Dokumentasi WeTv
"Ingin melihat reaksi penonton karena kan ada beberapa sesi pemutaran, question and answer, premiere film, dan lainnya," kata Reza.
Selain itu, Reza Rahadian berharap kesempatan yang baik ini bisa memberikan peluang yang lebih besar lagi baik bagi para filmmaker maupun para aktor untuk membangun relasi dengan penggiat film di luar negeri.
"Lebih-lebih barang kali bagi kita semua sebagai delegasi yang akan berangkat, ada sekitar 128 orang dan sebagian besar filmmaker, itu juga mudah-mudahan bisa buka network, bisa ketemu orang, dan jalin network baru," ujar Reza Rahadian.
Dalam program Renaissance of Indonesia Cinema di Busan International Film Festival 2023, sekitar 12 film Indonesia akan ditayangkan yang terdiri dari film panjang, film pendek, dan drama serial.
Untuk kategori film panjang dan serial, ada dari 24 Jam Bersama Gaspar (Yosep Anggi Noen), Gadis Kretek (Kamila Andini), Perempuan Tanah Jahanam (Joko Anwar), Posesif (Edwin), Sara (Ismail Basbeth), Ziarah (BW Purba Negara) dan What They Don't Talk About When They Talk About Love (Mouly Surya).
Sementara untuk kategori film pendek, beberap di antaranya adalah film Basri & Salma in a Never-Ending Comedy karya Khozy Rizal, Dancing Colors (M. Reza Fahriyansa), Laut Memanggilku (Tumpal Tampubolon), Vania on Lima Street (Bayu Prihantoro Filemon), dan Where the Wild Frangipanis Grow (Niartha Bas Diwangkara).
