Film Horor Ratu Sihir Angkat Legenda Bahu Laweyan, Dibintangi Morgan Oey dan Raihaanun
- VoxPop/Rizkya Fajarani Bahar
"Lasmi adalah perempuan misterius yang siap membakar semua misteri," ujar Aurra Kharisma.
Terakhir, ada serang aktor yang perjalanannya di industri perfilman semakin cemerlang yaitu Morgan Oey. Bukan pertama kalinya bagi Morgan bekerja sama dengan Fajar Nugros, tetapi ini adalah film horor pertama yang ia lakoni sepanjang kariernya sebagai aktor. Morgan akan berperan sebagai Bana, yang merupakan pria misterius yang berperan penting dalam kisah Ratu Sihir itu.
"Bana adalah lelaki terbuang yang ingin ditemukan," ujar Morgan Oey.
Film Ratu Sihir terinspirasi dari cerita rakyat dari Jawa tentang kutukan perempuan Bahu Laweyan. Bahu Laweyan adalah julukan yang diberikan kepada perempuan yang memiliki tanda berukuran sebesar koin dua puluh lima rupiah di bahu kiri mereka. Kata “laweyan” berasal dari kata Jawa “Selawe,” yang berarti 25, menunjukkan bahwa mitos ini telah ada sejak lama. Cerita aslinya beragam, tetapi masyarakat percaya tanda tersebut dihuni oleh jin atau setan, yang akan membunuh pria manapun yang berhubungan intim dengan Perempuan Bahu Laweyan.
Cerita rakyat Indonesia sangat banyak dan beragam, beberapa di antaranya bahkan belum pernah dieksplorasi sebelumnya. Mengingat antusiasme penonton terhadap genre horor, kisah Perempuan Bahu Laweyan akan menjadi eksplorasi yang menarik dan berpotensi. Film “Ratu Sihir” menjadi narasi antitesis dari dongeng tentang saudara tiri dan akhir bahagia. Film ini mengangkat legenda “Bahu Laweyan” sebagai kutukan antar dua saudara tiri perempuan, yang terikat keluarga namun tidak terikat secara darah.
