Cerita Alitt Susanto Haus Kasih Sayang
- YouTube Andhika Pratama
"Sampai pas SMA aku berontak dalam artian yang bisa bikin aku happy itu kalau bikin nyokap marah atau nangis. Di situ oh ternyata aku bisa nyentuh hatinya. Ternyata cara nyentuh hatinya aku sakiti. Omongan kasar dulu sering banget," katanya.
Alitt pun mengalami kecelakaan yang membuatnya harus dirawat selama tiga pekan. Namun, ternyata saat itulah ia mendapat apa yang selama ini diinginkan. Kasih sayang sang ibu yang selalu merawatnya membuat Alitt akhirnya tersadar.
"Nyokap bilang sejelek-jeleknya apapun kamu, seburuk-buruknya apa yang kamu lakuin kemarin kamu masih anak ku kamu darah daging ku dan aku yakin ada waktunya kamu akan berubah dan aku sabar nunggu itu," katanya.
Sejak saat itu pemikiran Alitt tentang berbagai macam hal mulai berubah. Ia yang tadinya ingin langsung bekerja setelah lulus sekolah justru ingin berkuliah.
"Sampai akhirnya fikiran ku yang awalnya logis jadi imajinatif gitu. Jadi liat jam itu aku mikir ini bagus nih jadi awal cerita. Sampai akhirnya coba nulis ah pas lulus sekolah. Waktu itu aku bilang ke nyokap abis sekolah aku mau kuliah. Nyokap bingung duitnya darimana," katanya.
Alitt yang tidak ingin membebankan orang tuanya lagi memilih untuk bekerja untuk bisa membiayai kuliahnya. Setahun kemudian setelah uang itu terkumpul akhirnya Alitt berkuliah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.
