3 Momen Traumatis Pangeran Harry Seret Putri Diana & Meghan Markle
- Harpo Productions/Joe Pugliese
"Dan saya berpikir, 'Oke, Anda dalam posisi istimewa ini, berhenti mengeluh atau berhenti berpikir seolah-olah Anda menginginkan sesuatu yang berbeda, buat ini berbeda, karena Anda tidak bisa keluar'," jelas Harry.
Perlahan, terapi mental yang dilakukan Harry memberinya suatu hal yang berbeda. Ia merasa jauh lebih baik dan luka mulai pulih meski belum sempurna. Namun, Pangeran Harry tahu pasti bahwa terapi ini dapat memberi masa depan yang lebih baik.
"Saya tidak berpikir kita harus menyalahkan atau menyalahkan siapa pun. Tetapi tentunya dalam hal mengasuh anak, jika saya pernah mengalami suatu bentuk rasa sakit atau penderitaan karena rasa sakit atau penderitaan yang mungkin dialami ayah atau orang tua saya, saya akan memastikan bahwa saya memutus siklus itu sehingga saya jangan menyebarkannya," tegasnya.
