Fakta Vokalis Nirvana Kurt Cobain, Ikon LGBTQ Hingga Pecinta Keluarga
- VoxPop/billboard.com
Kurt Cobain dan komunitas LGBTQ
Kurt Cobain adalah pembela hak asasi manusia sejati dan dia menunjukkannya melalui musiknya. Misalnya, catatan liner dari album 'In Utero'-nya berbunyi: "Jika Anda as*xist, rasis, homophobe atau pada dasarnya seorang a, jangan beli CD ini. Saya tidak peduli jika kamu menyukaiku, aku membencimu." Juga, dalam wawancara 1993 dengan Advokat, dia menggambarkan dirinya sebagai "gay in spirit".
Kurt Cobain dan para penggemarnya
Salah satu momen paling berkesan Kurt Cobain di atas panggung terjadi pada tahun 1993, selama konser Oakland. Setelah memperhatikan bahwa seorang pria tampaknya meraba-raba seorang gadis di antara penonton, ikon grunge ini menghentikan penampilannya, melemparkan gitarnya ke tanah dan menghadapnya.
Kepergian Kurt Cobain
Sayangnya, Kurt Cobain meninggal pada tahun 1994. Mayatnya ditemukan di rumahnya di Lake Washington, Seattle. Pihak berwenang memutuskan bahwa dia mengakhiri hidupnya sendiri dan jejak zat misterius ditemukan di tubuhnya. Jenazahnya dikremasi dan abunya disebar ke Sungai Wishkah di Washington.
Kurt Cobain dan Courtney Love
Kurt Cobain meninggalkan Courtney Love dan putri mereka Frances. Kehidupan dan karirnya telah digambarkan dalam banyak proyek film dan TV, seperti 'Kurt & Courtney' dan 'Soaked in Bleach'. Kurt akan selalu dikenang oleh para penggemar musik, dan warisannya akan terus berlanjut.
