4 Sosialita Cantik Tapi Tukang Tipu dan Jadi Penjahat, Ada 2 dari Indonesia
Jakarta – Sosialita cantik seringkali dikaitkan dengan citra glamor, pakaian mewah, dan kehidupan yang berkilauan. Namun, di balik penampilan luar yang memesona, ada banyak aspek yang membentuk identitas sosialita ini.
Kecantikan bukanlah satu-satunya atribut yang membedakan sosialita ini, tetapi juga kepribadian, keterampilan, dan dampak sosial yang dihasilkannya. Tetapi ada loh deretan Sosialita Cantik yang tersandung kasus penipuan dan bahkan jadi penjahat.
Ilustrasi - Modus penipuan menggunakan sistem aplikasi melalui ponsel.
- ANTARA/ Imam Budilaksono.
Nah, simak informasinya lebih lanjutnya yang VoxPop lansir dari berbagai sumber sebagai berikut
Guo Mei Mei
Dilansir oleh elitedaily, Rabu, 30 Agustus 2023, Guo Meimei adalah seorang sosialita berusia 23 tahun yang terkenal di China karena penampilannya yang cantik. Gaya hidup mewah dan kekayaannya membuat publik tercengang..
Meimei ditangkap karena kelalaiannya memposting kemenangan judi Piala Dunia-nya di social media. Tak hanya itu, ia dan mantan pacarnya mengubah kamar apartemen di Beijing menjadi lokasi perjudian.
Apa yang dilakukan oleh sang sosialita dengan apa yang terlihat, berkebalikan. Dalam akun sosial medianya, Meimei mengaku pekerjaannya adalah sebagai commercial general manager untuk Chinese Red Cross (Palang Merah China). Chinese Red Cross terpaksa mengalami penurunan donasi sejak publikasi bohong yang dibuat olehnya.
Kini Meimei harus mendekam dalam penjara dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Harta memang bisa membuat manusia lupa diri.
Melinda Dee
Melinda Dee Hadiri Sidang Andhika Gumilang
- VoxPopnews/Fernando Randy
Nama Inong Malinda Dee sempat meramaikan jagat pemberitaan di Indonesia pada 2011 sampai 2013 silam. Nama perempuan itu meroket karena tersandung kasus pembobolan rekening nasabah Citibank. Malinda saat itu bekerja sebagai Senior Relation Manager Citigold Citibank cabang Landmark, Jakarta Selatan.
Dia ditugaskan menangani nasabah yang menggunakan produk Citigold itu. Akal jahat Malinda muncul saat dia dipercaya mengemban jabatan itu. Dengan wewenang yang dimiliki, dia ternyata membobol 34 rekening milik nasabah Citigold. Nilai uang yang diambil dari para nasabahnya mulai dari puluhan juta sampai miliaran rupiah.
Sepak terjang Malinda mulai terendus pada 2010. Saat itu sejumlah nasabah Citigold melapor ke pihak bank soal kejanggalan transaksi. Mereka merasa tidak pernah menarik uang dalam jumlah tertentu seperti yang dalam catatan rekening.
