Cerita Ayah Lala Keluarga Dapat Kiriman Ghoib, Anak Sakit Hingga Banyak Belatung di Rumah
- Instagram @shabiraalula
JAKARTA – Selebgram cilik Shabira Alula atau yang lebih dikenal dengan nama Lala, sempat menjadi sorotan publik lantaran gaya bicaranya yang sangat sopan dan baku. Namun beberapa waktu belakangan ini Lala jarang terlihat di media sosial.
Lala dicurigai orangtuanya terkena ilmu hitam santet. Lantas bagaimana ceritanya? Terkait hal itu, Adnan Fahmi dan Ochi Febrina orang tua Lala sempat mengungkap kronologisnya saat menjadi bintang tamu dalam podcast milik Denny Sumargo.
Diungkap Ochi bahwa badan putrinya akan mengalami rasa tidak nyaman ketika memasuki waktu maghrib.
"Kalau itu biasanya abis maghrib mulainya. Tapi kalau pagi itu sembuh," kata Ochi.
Shabira Alula Adnan atau Lala
- Instagram @shabiraalula
"Dari pagi ketemu siang tuh normal lagi," kata Adnan.
Adnan kemudian mengungkap awal mula kejadian tersebut. Awalnya Adnan sempat diceritakan oleh saudara-saudaranya mengenai mimpi yang buruk terjadi pada keluarga kecil Adnan.
"Awalnya saya punya lima bersaudara saya anak keenam mereka mimpi yang sama, kita bertiga pada celaka. Ada yang rumah kemasukan ular, tangannya Lala keluar darah semua. Mama saya mimpi tarik-tarikan sama 10 orang lebih, mama saya narik tangan, 10 orang kakinya tapi mama saya berhasil," kata Adnan.
Adnan kemudian bercerita istrinya sempat mendengar suara bunyi ledakan di atas plafon rumahnya. Namun ketika dicek ternyata tidak ada apapun.
"Singkat cerita setiap tengah malam di jam 01.00-03.00 itu rumah selalu bunyi gergaji sama plafon nyapu. Jadi awalnya bunyi ledakan dahsyat yang pertama kali istri dengar. 'Yang tolong naik dong di atas ada bunyi ledakan', kita cek enggak ada hancur," kata Adnan.
Namun Adnan mulai merasa adanya keanehan lantaran sering mendengar bunyi suara sapu di jam yang sama setiap harinya yakni sejak pukul 01.00-03.00 dini hari.
"Ketika bunyi ledakan istri dengar bunyi suara sapu, awal fikirnya suara biasa penunggu rumah. Tapi selalu berlanjut di jam yang sama," kata dia.
Adnan kemudian memanggil guru ngajinya untuk mencari tahu apa yang terjadi di rumahnya. Saat guru ngaji Adnan datang, guru tersebut menyadari ada yang tidak beres dengan rumah Adnan.
