Disney Sumbang Miliaran Rupiah ke Israel, Soleh Solihun: Shame on You!

Soleh Solihun.
Sumber :
  • Instagram @solehsolihun

VoxPop Showbiz – Perusahaan hiburan terkemuka di dunia, Walt Disney kembali jadi sasaran kebencian warganet di media sosial. Menyusul dengan statEment yang dikeluarkan pihak The Walt Disney melalui Chief Eksekutif, Perusahaan Walt Disney, Robert A. Iger.

img_title Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser

Dalam keterangan resmi di website mereka, perusahaan yang mengembangkan sejumlah serial anak-anak seperti Mickey Mouse, The Lion King hingga Aladin ini, mengumumkan tentang donasi yang diberikan kepada Israel. The Walt Disney Company mendonasikan uang dengan total sebesar US$2 juta atau setara Rp31,414 miliar ke Israel. Scroll untuk info selengkapnya.

Kabar tersebut langsung memancing amarah pengguna X atau Twitter termasuk stand up comedian Soleh Solihun. Dalam unggahannya, Soleh Solihun tak ragu mengecam aksi dan tindakan dari perusahaan tersebut.

img_title Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

“100 tahun bikin karya buat menghibur anak-anak, eh sekarang malah ngasih bantuan buat negara yang membunuh anak-anak. shame on you @Disney,” tulis Soleh Solihun mengutip akun X miliknya, Senin 13 November 2023. 

img_title Atomy Indonesia Salurkan Donasi Rp 200 Juta untuk Keluarga Dhuafa di Sepanjang 2026

Tak hanya itu, sejumlah netizen yang baru tahu mengenai statement yang telah dirilis Disney pada Oktober 2023 lalu, bahkan tak ragu memboikot perusahaan tersebut menyusul dengan bantuan yang diberikan Disney ke Zionis Israel.

“langganan @DisneyPlusId gw dah mau habis, mau perpanjang ada berita ini gak jadi perpanjang,” kata netizen.

“Unsub @Disney Plus,” timpal lainnya.

“Selain mendukung serangan Israel juga mendukung kampanye Kaum Sodom.. Shame on You and boycott @Disney,” kata warganet.

Sebelumnya, dalam keterangan di situs resmi Disney dijelaskan bahwa donasi dari pihak Disney ini diberikan pihaknya menyusul dengan serangan Hamas yang disebut mereka sebagai teroris yang mematikan di Israel pada 7 Oktober 2023 lalu. 

“Setelah serangan teroris mengerikan yang menargetkan orang-orang Yahudi di Israel akhir pekan lalu, kita semua harus melakukan apa yang kita bisa untuk mendukung orang-orang tak bersalah yang mengalami begitu banyak penderitaan, kekerasan, dan ketidakpastian terutama anak-anak,” kata Chief Eksekutif, Perusahaan Walt Disney, Robert A. Iger pada Oktober 2023 lalu.

Iger juga menyebut bahwa pihak The Walt Disney mengutuk segala bentuk serangan dan tindakan terorisme yang dibuat oleh Hamas. Pihaknya juga mengaku akan terus berupaya untuk memberikan dukungan kepada Israel terutama para korban dan orang yang terdampak pada konflik ini. 

“Kami mengutuk serangan-serangan ini, kebencian yang memotivasi mereka, dan semua tindakan terorisme, dan kami akan terus berupaya mencari lebih banyak cara untuk memberikan dukungan di kawasan ini, dan untuk menghormati para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak perang ini,” ungkapnya. 

Disney mendonasikan US$1 juta atau setara Rp15,7 miliar kepada Magen David Adom, afiliasi dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang menyediakan layanan medis darurat dan perbankan darah di Israel. Sementara US$1 juta lainnya disumbangkan kepada organisasi nirlaba lainnya yang bekerja di wilayah tersebut, khususnya yang memiliki fokus pada pemberian bantuan kepada anak-anak.

“Karyawan perusahaan telah berpartisipasi dalam program Disney’s Matching Gifts yang mencocokkan sumbangan amal yang memenuhi syarat yang diberikan oleh karyawan hingga US$25 ribu (Rp392,8 juta),” ungkap Iger.

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut