Transformasi Karier Deddy Corbuzier dari Mentalis hingga Stafsus Menhan
- VoxPop/Ichsan Suhendra
4. Host
Deddy Corbuzier
- Tangkapan layar
Deddy Corbuzier diketahui sempat membawakan sejumlah program televisi seperti After School sebuah program tv yang memadukan sulap dengan pelajaran fisik/kimia dasar di tahun 2000an. Saat itu Deddy tampil bersama Marsha Aruan dan Aldo Tansani.
Selain itu, dia juga pernah menjadi host untuk acara talkshow popular Hitam Putih di tahun 2010 lalu. Program ini lebih banyak mengangkat tentang isu-isu inspiratif di kalangan masyarakat. Program ini sendiri sempat berhenti tayang da 16 Januari 2014, namun pada 3 Februari 2014 program ini Kembali mengudara. Sayangnya pada tahun 2020 program tersebut berhenti tayang.
Setelah itu, Deddy juga sempat membawakan program Deddy's Corner di tahun 2020 lalu dan Obrolan of The Day bersama Ivan Gunawan di tahun yang sama.
5. YouTuber
Pasca mundur sebagai presenter di stasiun televisi, Deddy Corbuzier ternyata memilih untuk focus di dunia konten. Dia diketahui menjadi pelopor podcast di tanah air. Di tahun 2019 lalu dirinya memulai membuat podcast bertajuk Close the Door. Sejumlah nama-nama pejabat penting diketahui pernah tampil dalam podcast itu. Tak hanya close the door saja, beberapa podcast lainnya juga ternyata merupakan hasil buah pemikiran dari Deddy Corbuzier mulai dari Podhub bersama Vidi Aldiano hingga Podcast Ramadhan Habib Jafar dan Onad
6. Duta Komando Cadangan
Pada tahun 2021 lalu, Menteri Pertahanan yakni menjadi Presiden, Prabowo Subianto sempat melantik Deddy Corbuzier sebagai Duta Komando Cadangan atau Komcad. Adapun komcad merupakan program sukarela atau tidak wajib yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).
7. Diberi pangkat Letkol Tituler
Deddy Corbuzier
- IG @mastercorbuzier
Di tahun 2022 lalu, Menhan Prabowo sempat memberikan pangkat Letkol Tituler untuk Deddy Corbuzier. Jubir Menhan saat itu, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap pemberian pangkat Letkol Tituler karena Deddy mempunyai kemampuan khusus yang dibutuhkan TNI, yakni kapasitas komunikasi dan media sosial. Dahnil menyebut dasar hukum pemberian pangkat Letkol Tituler kepada Deddy adalah PP 39/2019 tentang Administrasi Prajurit dan Perpang 40/2018 tentang Kepangkatan Prajurit TNI.
