Heboh Meme AI Anomali 'Tung Tung Tung Sahur', Ini Penyebab Tayangannya Bisa Viral

Karakter meme IA anomali ‘Tung Tung Tung Sahur’
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

VoxPop – Belakangan ini, media sosial, khususnya TikTok, diramaikan oleh tren baru yang absurd namun menghibur yaitu “anomali”. Anomali merupakan bagian dari subkultur Italian Brainrot.

img_title Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Rupanya, tren ini menampilkan karakter-karakter fiktif yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI), dengan desain hewan-hewan gabungan yang tak masuk akal, namun justru berhasil menciptakan daya tarik tersendiri, terutama bagi Gen Z dan Gen Alpha.

Tren ini pertama kali dipopulerkan oleh kreator TikTok dengan nama pengguna @noxaashtYuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Kontennya menghadirkan karakter-karakter "brainrot", istilah yang merujuk pada sesuatu yang terlalu kacau untuk dijelaskan secara logis, namun tetap membuat ketagihan untuk ditonton.

img_title Kronologi Video 'Yank Uwes Yank' Viral dan Bikin Heboh, Muncul Isu Pemerannya Sudah Dinikahkan

Ternyata, fenomena anomali ini bahkan sudah merambah ke luar negeri, menjangkau penonton dari Thailand hingga Korea Selatan. Setiap anomali memiliki bentuk visual yang ikonik serta suara khasnya masing-masing.

Inilah yang membuat karakter-karakter tersebut menjadi sangat mudah dikenali, meskipun tidak masuk akal secara konsep.

Dan satu karakter anomali AI yang saat ini sangat populer dan bahkan terus menjadi viral di jagad maya, yakni karakter meme Tung Tung Tung Sahur. Karakter anomali ini belakangan viral dan banyak disukai anak-anak.

Tung Tung Tung Sahur merupakan salah satu karakter paling ikonik dalam jagat anomali. Berasal dari Indonesia, karakter ini menjadi viral selama bulan Ramadan.

Karakter meme IA anomali ‘Tung Tung Tung Sahur’

Photo :
  • Tangkapan layar YouTube

Dengan suara khas AI yang terus meneriakkan “Tung Tung Tung Sahur!”, ia membangkitkan nostalgia sahur masa kecil, saat masyarakat dibangunkan menggunakan suara kentungan.

Namun, yang membuatnya unik adalah bentuknya,sebuah kentungan sahur yang hidup dan berperilaku layaknya manusia, dibalut dalam nuansa absurd. Tren "tung tung tung sahur" sebenarnya bukanlah hal baru.

Frasa ini seringkali dikaitkan dengan tradisi membangunkan sahur di Indonesia, di mana orang-orang berkeliling dengan alat musik atau perkakas seadanya sambil meneriakkan kalimat tersebut.

Namun, di era digital ini, tradisi itu bertransformasi ke dalam bentuk yang lebih modern dan... aneh.

Beberapa waktu belakangan, muncul video-video yang menampilkan karakter-karakter anomali, seringkali berupa sosok humanoid atau makhluk fantasi dengan desain yang tidak lazim.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut