4 Isu Kontroversial Blackpink
- YG Entertainment
VoxPop – Blackpink tengah merayakan tiga tahun debut mereka pada 8 Agustus 2016 lalu, Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa melakukan debut mereka dengan album pertama mereka 'Square One'.
Blackpink menjadi grup penyanyi perempuan pertama yang debut di bawah YG Entertainment dalam enam tahun setelah 2NE1. Kesuksesan Blackpink di lima bulan pertamanya membuat Blackpink mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi di Korea, yaitu Asia Artist Awards, Melon Music Awards, Golden Disc Awards, Seoul Music Awards, dan Gaon Chart Music Awards.
Tidak hanya itu Billboard juga menobatkan mereka sebagai salah satu grup K-Pop baru terbaik pada 2016. Namun, sepanjang perjalanan karier ini ada beberapa penampilan dari Blackpink yang menuai pro dan kontra.
Berikut penampilan dari Blackpink yang menuai pro kontra :
1. Lipsync saat konser
Pada April lalu, Blackpink menggelar konser tur dunia mereka, salah satu kota yang dikunjungi adalah Illinois, Amerika Serikat. Namun dalam konser tersebut para penggemar menyoroti aksi keempatnya yang di nilai lipsync.
Saat membawakan lagu Don't Know What To Do terdengar vokal para anggota Blackpink namun, Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa tidak ada yang mengangkat mikrofon sama sekali.
Hal itu pun menuai pro kontra di kalangan penggemar banyak yang memaklumi hal itu sebab jadwal mereka yang terlalu padat, tidak sedikit juga yang kecewa dengan penampilan idolanya saat itu.
2. Jennie tinggalkan panggung saat konser
Dalam konser dan lagu yang sama penampilan salah satu anggota Blackpink Jennie juga menuai pro kontra, saat ditengah-tengah lagu Jennie terlihat tidak fokus. Ia beberapa kali melihat ke arah sisi panggung.
Bukan tanpa alasan, dalam konser itu Jennie mengalami masalah pada kostumnya, pada bagian dada terlihat ada sesuatu yang longgar sehingga Jennie harus memegangi kostumnya pada bagian tersebut.
Mesik tidak lama, aksi Jennie menuai pro kontra banyak yang menilai bahwa sebagai profesional ia harus menyelesaikan lagu itu terlebih dahulu. Namun beberapa penggemar memberi pembelaan sebab kostum yang bermasalah pada area sensitif sehingga harus segera diperbaiki.
