Geger, Lirik Lagu 'Yogyakarta' KLa Project Dituding Hasil Plagiat

Aksi grup musik KLa Project
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

VoxPop – Lama tak terdengar, band legendaris KLa Project kini mengemuka dengan kabar mengejutkan. Belum lama ini, muncul salah satu pihak yang menyebut bahwa lirik lagu “Yogyakarta” dan “Tak Bisa ke Lain Hati” bukan murni ciptaan KLa Project.

img_title Karya Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini

Kabar tersebut pun tengah viral di media sosial, setelah akun Instagram resmi @KLa Project dan Facebook sang vokalis Katon Bagaskara Satu memposting sebuah unggahan yang bersifat imbauan.

Dalam unggahan tersebut, tersirat maksud dari Katon Bagaskara kepada para Klanesse (sebutan bagi para penggemar KLa Project) untuk merepost dan membagikan tulisan yang didalamnya.

img_title Karya Jurnalistik Bakal Diakui Hak Cipta, Pemerintah Siapkan Skema Royalti

Baca juga: Harga Murah Daster Catherine Wilson hingga Ahmad Dhani Gebuki Haters

Di tulisan yang dilanjutkan dari Facebook eks drummer KLa, Ari Burhani tersebut menjelaskan tentang seperti apa asal mula lirik dan lagu 2 tembang fenomenal dari KLa Project itu tercipta.

img_title Pegang 14 Hak Cipta, Anindya Bakrie Ungkap Rencana Ekspansi Bisnis ke Ranah Teknologi

“Tolong saya himbau bagi seluruh klanese utk merepost tulisan Ari Burhani ini sebagai pendidikan perlindungan Hak Cipta KLa Project dan tidak bisa disepelekam dan dilecehkan semena mena di Ruang Publik,” tulis dari unggahan di akun Facebook pribadi Katon Bagaskara.

“Ini utk menjawab dan menyanggah klaim di media sosial yg dilakukan oleh pelaku Sem Cornelyoes Bangun yg membuat fitnah bahwa puisinya dicuri dan dipake oleh KLa Project tanpa izin dan tanpa kompensasi,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: VIDEO: Kronologi Anang-Ashanty Nyaris Tertipu 'Sultan Jember'

Sebelumnya, sebuah postingan dari akun Facebook sesorang bernama Sem Cornelyoes Bangun menuturkan bahwa 2 lagu KLa yakni “Yogyakarta” dan “Tak Bisa ke Lain Hati” serta lagu penyanyi lawas Alm. Farid Hardja “Ini Rindu” sebagian liriknya merupakan hasil puisi kreasi Sem Cornelyoes Bangun.

Tulisan berlabel “True Story: DUSTA DALAM PENCIPTAAN  SENI MUSIK” itu, Sem Cornelyoes Bangun juga menyebut bahwa puisi diambil utuh dan diakui sebagai ciptaan mereka, kemudian ditambahi dengan lirik lain.

“Tapi ketika mendengar beberapa lagu yang dinyanyikan oleh Farid Hardja dan KLA Project, baru saya ingat puisi saya ternyata direkam sebagai lirik lagu, tapi tanpa menyebutkan nama saya sebagai penulisnya,” terang Sem Cornelyoes Bangun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut