Tragedi Gwyneth Paltrow Kisah Dibalik Fix You, Chris Martin: Mimpi Buruk Saat Direkam
- Coldplay
VoxPop – Coldplay kerap merilis sejumlah lagu yang maknanya sulit diuraikan. Namun, Gwyneth Paltrow mengungkapkan salah satu hits terbaik Coldplay adalah tentang reaksi Chris Martin terhadap pengalaman traumatis yang dialaminya, yakni lagu Fix You.
Gwyneth Paltrow adalah putri dari Bruce Paltrow, seorang produser televisi yang mengerjakan acara seperti St. Elsewhere, The White Shadow, dan Tattinger's. Tidak seperti putrinya, Bruce tidak terkait apa pun dalam rumah tangga Chris Martin. Namun, secara tidak langsung ia menginspirasi salah satu single Coldplay.
Dikutip laman News 24, Gwyneth mengungkapkan salah satu lagu Colplay adalah reaksi langsung atas kematian ayahnya. Ia mengaku merasa tersentuh dengan lagu tersebut sebagai respons unik Chris Martin untuk 'memeluknya'.
"Fix You adalah tentang dia yang mencoba menyatukanku kembali setelah ayahku meninggal. Saya pikir itu cukup bagus,” katanya.
Chris Martin sebut Fix You sebagai mimpi buruk untuk direkam
Menurut laman Rolling Stone, kematian dalam keluarga, bagi Chris, bukanlah satu-satunya inspirasi di balik Fix You . Akord dari Pixies Where Is My Mind, lagu yang terkenal karena penggunaannya di Fight Club, menginspirasi Fix You.
Selain itu, Martin mengatakan Fix You memiliki emosi yang mirip dengan smash R.E.M. Everybody Hurts. Meskipun Chris Martin menemukan inspirasi untuk Fix You di banyak tempat, dia masih mengalami kesulitan dalam menyusun lagu tersebut.
"Setiap album memiliki lagu kunci di mana hal-hal lain ditulis dan tanpanya Anda tidak dapat melakukan hal-hal lain," ungkap Chris Martin.
“Di album ketiga, itu adalah Fix You Dan semuanya benar-benar mimpi buruk untuk direkam, dan itu mengerikan, dan butuh waktu lama. Saya tidak tahu apa itu – tekanan atau semacamnya, karena Anda dapat mendengar bahwa itu baik," tambahnya.
Coldplay.
- U-Report
Chris Martin mengungkapkan dia tidak mencoba untuk menjaga imej saat membuat Fix You. Chris Martin pun mengaku senang dengan hasil akhirnya.
“Saya rasa kami tidak bisa mengalahkan itu sebagai lagu Coldplay secara langsung,” tambahnya.
“Lagu itu sangat spesial bagi saya, karena tidak ada unsur mencoba menjadi keren. Itu tidak berusaha menjadi tegang. Jika kakekmu meninggal, itu mungkin sesuatu yang membuatmu menangis, tahu?”
