Jagoan-jagoan Reggae Tanah Air Bakal Kolaborasi Garap Album
- Island Vibes.
JAKARTA – Pergerakan musik reggae di Indonesia bakal kembali menggeliat. Hal ini ditandai dengan hadirnya Island Vibes, sebuah album yang melibatkan sejumlah jagoan reggae Tanah Air, di antaranya Coconuttreez (CTTZ), Ricard D Gillis, S2B Family, dan beberapa lainnya.
Bukan hanya album, Island Vibes juga siap didengungkan di 10 kota yang tersebar di Jawa, Bali, dan Lombok melalui tur konser bertajuk Island Vibes Reggae Party sepanjang 3 Juli-3 Agustus 2024. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Island Vibes menjadi album reggae yang cukup unik. Pasalnya, di balik dapurnya turut terdapat nama Eki Puradiredja atau yang dikenal Eki Humania yang bertindak sebagai produser. Eki atau EQ Humania bukanlah nama baru di belantika musik Tanah Air. Musisi 54 tahun ini sudah terjun di industri musik sejak lebih dari 4 dekade yang lalu.
![]()
Bapak tiga anak ini mengaku sudah bermain musik sejak masih kecil atau ketika duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD). Saat SMA, Eki pun menjadi seorang drummer untuk band di sekolahnya.
"Gue SMA di Hong Kong, gue sekolah di SIHK. Karena muridnya sedikit, kekurangan pemain drum, akhirnya gua jadi pemain drum di band SMA. Itu berlangsung sampai gua pulang ke Indonesia," ujar Eki Humania saat berjumpa di Arooma Herloom Serviced Residence BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu 3 Juli 2024.
Semasa SMA, Eki juga sempat bermain band bersama rapper kondang, Iwa K atau sekitar 1987-1988.
"Ya, sama Iwa K dan Black - namanya Ian tapi kita panggilnya Black, dia juga rapper. Oh iya, sama Otti Jamalus pemain piano jazz, dia pemain keyboard di zaman SMA," jelasnya.
Setelah kembali ke Tanah Air, Eki juga sempat bermain band bersama kakak-kakaknya di Universitas Jayabaya, serta teman-teman di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dia pun menambahkan jika sejak kecil dirinya kerap nongkrong di IKJ, bahkan sempat daftar kuliah di IKJ meski akhirnya dia harus kuliah di Institut Bisnis Indonesia (IBI).
Sekitar tahun 1988 atau semasa kuliah, pria kelahiran 19 Agustus 1969 ini pernah melihat salah satu stasiun televisi nasional yang terus menerus menayangkan video musik. Dari situ, Eki merasa tertarik untuk belajar membuat video klip dan film, sehingga dia memutuskan untuk menimba ilmu di Sydney, Australia.
