Sinopsis Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 Episode 309, Hantu Tersumpal Kain
- antv
VoxPop – Dalam serial ANTV Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 Episode 309 berjudul Hantu Wanita Tersumpal Kain, yang tayang hari ini, Senin, 31 Januari 2022, Kamal karyawan toko kelontong Sukarti, memiliki watak culas dan sembrono. Dalam bekerja, Kamal suka seenaknya. Dia pun sering ditegur Sukarti karena sering naikkin harga.
Majikannya, Sukarti (47 tahun, protagonis) pemilik toko serba ada. Wati, pemiliki toko kelontong saingan Sukarti, kesal pada Sukarti karena toko kelontongnya jadi sepi. Karena pembeli lebih suka belanja ke toko Sukarti. Hal ini menimbulkan iri dengki Wati.
Wati mengajak Kamal bersekongkol menjatuhkan toko Sukarti. Dia akan bayar Kamal jika berhasil membuat toko Sukarti sepi dan berjanji merekrut sebagai pegawai jika Kamal dipecat. Maka, mulailah Kamal menjalankan aksinya. Kamal sengaja menaruh kembang di sudut toko dan kebetulan para pelanggan melihat itu. Kamal bilang ke warga kalau majikannya pelihara pesugihan.
Kabar ini sontak menyebar. Warga jadi ngeri dan tak mau belanja lagi di toko Sukarti. Para pembeli beralih ke toko Wati. Tentu saja Wati senang. Wati memberitahu Rima anak gadisnya, kalau sekarang kedok Sukarti ketahuan telah pelihara pesugihan. Rima mengingatkan ibunya untuk tidak seudzon, tapi Wati yakin Sukarti pelihara pesugihan.
Rizky Billar di Jodoh Wasiat Bapak Babak 2.
- antv
Sementara itu toko sembako Wati ramai didatangi pembeli. Sambil melayani pembeli Wati menebar cerita kalau Sukarti pelihara pesugihan. Ilham putra Sukarti, kesal mengetahui ibunya digosipkan pelihara pesugihan. Hubungannya dengan Rima pun jadi dingin. Rima bahkan tak mau menemui Ilham lagi.
Kamal yang juga suka sama Rima, meminta Wati bersedia menjodohkan dirinya dengan Rima, tapi Wati melecehkan Kamal yang miskin. Kamal menemui paranormal meminta ajian agar bisa memisahkan Ilham dan Rima, sekaligus membuat Rima mau menerima cintanya dan Wati tunduk padanya.
Paranormal lalu memberi jimat pengasihan Kantong Kulit Semar, untuk memelet Rima. Syaratnya memasukkan potongan rambut Rima, tanah halaman rumah dan tetesan darah Kamal ke dalam kantong kulit semar.
Malam itu Kamal memasuki kamar Rima melalui jendela dan menaruh jimat di bawah lantai kamar Rima. Tapi Wati memergokinya. Wati marah. Kamal kalap lalu menyumpal mulutnya dengan kain, lalu menjerat lehernya dengan gorden.
