Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Tumbuh dan Kuat

Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK, Muhammad Zuhri, di tengah kegiatan Harpelnas
Sumber :
  • BPJS Ketenagakerjaan

VoxPop – Dua tahun hidup berdampingan dengan Covid-19, sektor ekonomi dan dunia kerja telah beradaptasi dengan cukup baik, proses rebound dari keterpurukan menjadi opportunities mulai bertumbuh. Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada tanggal 4 September dimaknai khusus oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk mendorong pekerja Indonesia semakin tumbuh dan kuat.

img_title Jasa Raharja Beri Santunan ke Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Meninggal Dapat Rp 50 Juta

Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri di tengah kegiatan perayaan Harpelnas di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Yogyakarta mengatakan, saat ini seluruh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK secara serentak turun langsung untuk menyapa dan melayani peserta yang sedang mengajukan klaim di kantor cabang.

img_title Tak Perlu Resign! Begini Cara Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja

“Pertama, kami mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional Tahun 2022 kepada peserta BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia. Melalui manfaat dari program jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK mengambil peran untuk mendorong pekerja Indonesia tumbuh dan kuat,” jelas Zuhri.

Zuhri melanjutkan, BPJAMSOSTEK menganut customer centric culture, yang yang bermakna bahwa kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan pelayanan optimal kepada seluruh customer yang dalam hal ini adalah peserta BPJAMSOSTEK, mulai dari informasi, pendaftaran peserta hingga saat peserta menerima hak manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan demi mewujudkan customer experience terbaik.

img_title Kemhan Beri Santunan Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Meninggal, Segini Nilainya

“Selain melayani peserta yang datang ke kantor cabang, wujud perhatian kami lainnya adalah mengunjungi peserta kami yang sedang mendapatkan perawatan di RS Bethesda, yang merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK). Terakhir, kami memberikan santunan secara simbolis kepada 2 ahli waris atau keluarga yang bekerja di PT Busana Remaja Agracipta,” tambah Zuhri.

Ahli waris penerima santunan pertama menerinama santunan kematian akibat kecelakaan kerja dengan total Rp117 juta dan juga Jaminan Pensiun berkala yang diterima sebesar Rp4,3 juta per tahun. Ahli waris kedua menerima santunan kematian senilai Rp45 juta dan Jaminan Pensiun berkala sebesar Rp4,3 juta per tahun.

Menurut data BPJAMSOSTEK, hingga semester I Tahun 2022, jumlah klaim dari program JKK, JKM, JHT dan JP yang sudah diajukan peserta berjumlah 1,92 juta kasus dengan nilai manfaat sebesar Rp25,12 triliun. Jumlah kasus tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Juni 2021) meningkat 42% untuk jumlah kasus, dan untuk nominal pembayaran manfaat meningkat 27%. Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang sudah mendapatkan manfaat uang tunai dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebanyak 2.260 orang dengan nominal manfaat Rp6,9 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut